Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Zionis Bangun 1600 Apartemen di Al Quds Timur

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 13 Agustus 2011 07:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Zionis Israel memutuskan untuk memulai pembangunan tambahan 1600 apartemen untuk pemukim Yahudi di al Quds Timur yang diduduki, dan akan menyetujui tambahan 2.700 unit lagi dalam beberapa hari mendatang.

Harian Zionis, Haaretz, melaporkan bahwa Menteri Dalam Negeri Israel, Eli Yishai, memberikan otorisasi terakhirnya untuk rencana tersebut.

Haaretz menambahkan, sebagaimana dimuat laman Muslim News, Jumat (12/8), kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengetahui atas rencana membangun unit-unit tambahan di permukiman ilegal Ramat Shlomo di al Quds (Yerusalem) Timur yang dijajah.

Israel bersikeras “memiliki hak” untuk membangun di dalam dan sekitar al Quds Timur yang dijajah, meskipun fakta mengatakan bahwa pemukiman tersebut adalah ilegal dan melanggar hukum internasional.

Israel menyebarkan pemukiman-pemukiman itu di penjuru kota atau bahkan di kawasan tetangga, meskipun berdasarkan Konvensi Jenewa Keempat menyebutkan, “kekuatan penjajah tidak dapat memindahkan semua atau sebagian penduduknya ke daerah yang dijajah”.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Amerika Serikat sedang mencoba untuk membujuk Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, membatalkan rencana berangkat ke PBB pada bulan September untuk mencari pengakuan internasional atas negara Palestina.

AS percaya bahwa kesepakatan damai yang akan mengakhiri konflik Palestina-Israel adalah lebih memungkinkan, dan tidak mengesampingkan menggunakan hak veto terhadap rencana Palestina di PBB.

Palestina memutuskan untuk berangkat ke PBB di saat Israel terus melangsungkan ekspansi dan melakukan pembangunan khusus Yahudi di wilayah ilegal, serta terus-menerus melakukan pelanggaran dan invasi.

Tahun lalu Wakil Presiden AS, Joe Biden, mengunjungi kawasan itu, dan pemerintah Israel mengumumkan bahwa Departemen Dalam Negeri menyetujui pembangunan 1.600 unit untuk pemukim Yahudi. AS keberatan dengan rencana itu, tetapi, seperti dalam semua persoalan serupa, AS tidak pernah bertindak untuk membatalkan rencana itu.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KH Said Aqil: Kerusuhan di Inggris Membawa Hikmah
Tulisan selanjutnya Ketika Para WTS Belajar Taharah dan Mengaji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?