Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

FUUI: Tutup Pintu Dialog dengan Syi’ah

Ngadiman Djojonegoro
Terakhir diupdate:
Ngadiman Djojonegoro
Dipublikasikan 23 April 2012 06:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sudah tidak ada waktu dan tempat lagi untuk berdialog dengan penganut Syi’ah. Sebab mayoritas ulama Ahlu Sunnah sudah sepakat bahwa faham Syi’ah itu sesat dan menyesatkan serta di luar Islam. Hal tersebut tidak saja di fatwa ulama di Indonesia tetapi juga ulama Timur Tengah termasuk para ulama Rabithah Alam Islami.

“Sekarang bukan saatnya lagi dialog atau debat tentang sesatnya faham Syi’ah.Tetapi sikap dan tindakan nyata yang harus kita lakukan,” demikian ungkap Ketua Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI), KH Athian Ali Da’i, Lc, MA usai menutup acara “Musyawarah  Ulama dan Ummat Islam Indonesia ke-2” yang berlangsung di Masjid Al Fajr Kota Bandung, Ahad (22/4/2012).

Athian menambahkan jalan panjang telah  dilalui dan sejak  kelahirannya sejarah tidak pernah mencatat bahwa ada kesepahaman dan kesepakatan Sunni-Syi’ah, karena sudah menyangkut perbedaan aqidah. Karenanya,  perbedaan mendasarnya persoalan tersebut seharusnya tidak lagi menjadi perdebatan yang berkepanjangan.

Hal tersebut juga di amini Habib Thohir Alkaf dari Yayasan Al Bayyinat Bangil. Menurut Habib Thohir Alkaf, persoalan Syi’ah jangan dipandang sebagai berbedaan fiqh atau yang bersifat furu’ (cabang) namun persoalan aqidah.

“Kalau terpaksa debat dengan mereka langsung saja pada isi 4 buku rujukan utama Syi’ah (Al Kahfi, Al Istibshar, At Tahdzib dan Man Laa Yahduruhul Faqih), mereka pasti akan terdiam. Tetapi mereka masih bisa mengelak dengan taqiyah,” ungkapnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Thohir Alkaf menambahkan, biasanya, taqiyah (berbohong) adalah senjata utama kaum Syi’ah untuk “lari” dari kaum Sunni. Karena, taqiyah adalah bagian dari aqidah mereka sehingga akan sulit mendapatkan titik temu.

Untuk itu, dirinya juga sepakat bahwa dialog dan komunikasi intensif bukanlah cara tepat menyelesaikan konflik Sunni-Syi’ah di Indonesia.Dirinya mencontohkan puluhan tahun berdialog dengan kaum Syi’ah termasuk dengan mantan gurunya sendiri tidak membuahkan hasil apa-apa.

Namun demikian, Thohir Alkaf tidak menganjurkan melawan kaum Syi’ah dengan konfrontatif terbuka. Karena cara tersebut hanya akan menguntungkan mereka mendapat simpati dan dukungan internasional.

Selain itu, ia menyarankan umat Islam tidak harus menunggu sikap pemerintah pusat tentang Syiah. JIka bisa, sebaiknya setiap pemerintah daerah bisa melarang aktivitas Syi’ah.

“Kalau tiap kota bisa melakukan pelarang segala aktivitas Syi’ah, tentu bisa mempersempit gerak mereka,” harapnya.

Untuk mendukung gerakan tersebut dirinya juga berharap tiap kepala daerah mendapat pencerahan dan pemahaman yang utuh tentang kebenaran ajaran Sunni dan sesatnya Syi’ah. Sehingga umat, ulama dan penguasa (umara) memiliki satu langkah.*

Redaktur: Ngadiman Djojonegoro
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Media Islamold migratesyiahulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama Usulkan Bahaya Aliran Syiah Masukan Kurikulum Pendidikan
Tulisan selanjutnya Mesir Batalkan Kontrak Ekspor Gas ke Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?