Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Rahmat: Jika Khilafah Tegak, APBN 2012 Bisa Surplus Rp451 T

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Juni 2012 07:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com--Jika khilafah diterapkan, maka Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) Indonesia bisa surplus Rp451 triliun. Hal itu dikemukakan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Dr Muhammad Rahmat Kurnia MSi pada Konferensi Tokoh Ummat, Ahad (10/06/2012) di Pekanbaru.

Perkiraan itu berbanding terbalik dengan APBN-Perubahan yang dikeluarkan pemerintah dimana APBN 2012 mengalami defisit 190,1 triliun.

Selengkapnya ia menyajikan data penerimaan di APBN-P senilai RpRp. 1.358,2 triliun dengan sumber terbesar dari pajak Rp1.012 triliun (74.5%), sedangkan belanja negara Rp1.548,3 triliun.

Sementara itu, lanjutnya, dalam APBN Khilafah, prediksi penerimaan negara sebesar Rp. 1.999 triliun. Sedangkan belanja negara disamakan dengan APBN-P Rp. 1.548,3 triliun.

Ditambahkannya, perkiraan pendapatan APBN Khilafah berasal dari bagian kepemilikan umum yang seluruhnya dikuasai oleh negara seperti minyak
Rp 288,7 triliun, gas Rp331,1 triliun, batubara Rp236,5 triliun, emas dan mineral logam lainnya Rp70 triliun, BUMN kelautan Rp73 triliun dan hasil hutan Rp1.000 triliun.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Penerimaan APBN khilafah bisa lebih besar lagi jika semua elemen pendapatan dimasukkan seperti shadaqah, kharaj, fa’i dan lainnya sesuai ketentuan syara’. 

‘Jadi sistem khilafah lebih menyejahterakan (dibanding sistem kapitalis, red),” ujarnya. Dalam Islam pengaturan penerimaan dan pengeluaran negara dikendali melalui Baitul Maal.

Konferensi bertema ”Khilafah Model Terbaik Negara yang Menyejahterakan” itu turut pula menjadi pembicara Founder Dinar Coach International Samsul Arifin dan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Riau Drs Abrar MSi, Ak.

Sementara Samsul Arifin menjelaskan bahwa sumberdaya alam strategis yang menjadi hajat hidup orang banyak adalah milik umum. Haram menyerahkannya pada swasta apalagi asing.

Menurutnya, negara hanya memiliki hak kelola bukan menguasai dan keuntungan pengelolaan SDA dikembalikan kepada pemiliknya yakni rakyat baik secara langsung maupun tidak langsung. Ditambahkannya akuntabilitas pengelolaan SDA dalam Islam hanya akan terwujud secara sempurna jika diikuti penerapan Islam secara totalitas dalam bingkai khilafah Islam. Ia mengemukakan pemilik sejati harta yang ada di alam ini adalah Allah SWT, sedangkan manusia memiliki hak kepemilikan atas ijin dari Allah SWT untuk dikelola sesuai dengan ketentuan syariat Allah.

Sementara itu Abrar melalui makalahnya bertajuk Kesalahan Model Kapitalisme dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dan Energi memaparkan sistem kapitalis menyebabkan penguasaan SDA  di Indonesia dikuasai oleh swasta. Ia menyebutkan 88,8% pertambangan migas dikuasai asing, emas dan tembaga dikuasai PT. Freeport dan PT. Newmont. Sementara batu bara dan pengusahaan hasil  hutan hampir semua dikuasai swasta asing dan nasional.

Dari penguasaan itu, pemerintah hanya mendapat royalti dari emas dan tambang sebesar 3,75 persen, batu bara 13,5 persen. Sudahlah mendapat royalti kecil, cost recovery yang mesti ditanggung pemerintah mencapai Rp345,9 triliun. Abrar menegaskan, dampak dari itu adalah minimnya pendapatan pemerintah dari SDA.

“Dalam APBN 2012 hampir 80 persen pengeluaran negar dibiayai dengan pajak yang jelas-jelas akan menambah beban rakyat,” ujarnya.

Penyajian tiga pembicara itu bermuara pada kesimpulan yang sama, untuk mengubahkan keadaan tersebut maka hendaknya kembali kepada sistem Islam. Hal itu pula yang disampaikan Kordinator Wilayah Sumatera DPP HTI Dede Tisna K Saputra dalam pidato politiknya di akhir konferensi dengan mengatakan, ”Mengenai bobroknya sistem kapitalisme yang diterapkan, bagi kaum muslimin tidak sulit untuk mencari penggantinya, karena pengganti yang menjadi solusi itu tidak jauh, bahkan amat dekat, yaitu Islam,” ungkap Dede.

Senada dengan itu, budayawan Riau UU Hamidy yang dijemput memberi testimoni menyebutkan dalam budaya Melayu yang bersendikan syara’, syara’ bersendi kitabullah, pengelolaan sumberdaya alam diatur dengan sistem yang menguntungkan rakyat. Ia mencontohkan, dulu masyarakat adat bisa memenuhi keperluan hidupnya dari alam.*/Idris

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Capres Al Ikhwan Raih 90 Persen Suara di Saudi
Tulisan selanjutnya Humanisme Yang Tidak Humanis!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?