Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Adnin Armas: “Perlu, Pembentukan Karakter Guru dengan Paradigma Islam”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Juli 2012 14:58
Bagikan
Wawasan paradigma Islam ini untuk membentuk karakter guru beradab
Bagikan

Hidayatullah.com–Saat ini, para guru harus belajar lagi memahami konsep ilmu secara benar. Sebab, jika salah sedikit saja, akan berakibat fatal terhadap pendidikan. Karena itu, perlu dibuat penyamaan paradigma ilmu terhadap guru. Wawasan paradigma Islam ini untuk membentuk karakter guru beradab.

Demikian ditegaskan Adnin Armas, M.A, Direktur Eksekutif INSISTS pada acara Training of Trainer (ToT) Guru Madrasah Ibtida’iyah Terpadu al-Raihan Lawang di Singosari Lawang pada Senin kemarin (02/07/2012).

“Dalam mengajar harus hati-hati. Seorang guru memiliki tanggung jawab ilmu yang besar”. ”Ilmu yang ada sekarang ini bermasalah karena kemasukan Barat misalnya asumsi, metodenya dan paradigmanya”, tegasnya.

Menurut Andnin, yang pertama-tama itu membuka wawasan para guru tentang perlunya mengoreksi ilmu. Hal itu dapat dimulai dengan pelatihan worldview Islam.

Menurut Adnin, dalam pendidikan Islam terpadu ada empat hal yang harus dipahami.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Pertama, konsep Islam. Kedua konsep ilmu dan pendidikan. Ketiga, mengetahui respon sarjana-sarjana Muslim terhadap tantangan ilmu. Keempat, mengambil pelajar sejarah gemilangnya cendekiawan Muslim terdahulu.

”Dan yang juga penting sekarang, mengoreksi buku teks pelajaran,” tandas kandidat doktor ISTAC Malaysia ini.

Adnin juga menjelaskan, para guru harus sepakat tentang apa itu Islam. Sebab sekarang banyak orang yang belajar agama tapi mengacaukan Islam menjadi beragama tipologi. Islamisasi ilmu pasti gagal jika tidak paham konsep Islam.

”Praktik pendidikan Islam itu harus berpijak kepada kosep wahyu. Harusnya saintis-saintis itu makin belajar makin dekat dengan Allah. Kenapa sekarang tidak? Karena sains tidak berdasar wahyu dan tidak dipelajari untuk mendekatkan diri kepada Allah,” tambahnya.

Oleh sebab itu, tambah Adnin, sekolah Islam harusnya mengutamakan bahasa Arab, bukan bahasa asing lainnya.

Yang menarik, pada pelatihan yang diadakan di Hotel Solaris Singosari Malang itu, Adnin Armas memberikan materi-materi ’berat’ untuk para guru madrasah.

Materi-materi seperti kesalahan filsafat dan epistemologi Barat, Islamisasi ilmu pengetahuan kontemporer dan konsep-konsep kunci pandangan-alam Islam diajarkan.
Konsep-konsep Islam, konsep Tuhan, konsep ilmu, konsep manusia, konsep wahyu dan kekeliruan hermenetika dibedah Adnin dengan analisis worldview Islam.

Banyak orang belajar Islam, akan tetapi jadi sarjana yang menentang Allah. Ini salah ilmunya. Saat ini memang, jelas Adnin, ilmu dijadikan sebagai alat untuk mengajak umat Islam jauh dari agama. Ada upaya merusak Islam dengan pengeliruan konsep ilmu.

Oleh sebab itu, pandangan-alam Islam merupakan landasan memahami konsep-konsep Islam. Pandangan alam Islam itu merupakan satu kesatuan konsep.

Dalam mengislamkan ilmu, ada tiga proses yang harus dilakukan. Yaitu, penolakan terhadap ilmu sekular. Konsep-konsep ilmu yang sekular harus dibersihkan. Ada pula teori Barat yang bisa kita terima.

”Tidak semuanya kita tolak”, tambahnya. Oleh sebab itu langkah ketiga itu yang penting, yaitu modifikasi atau adaptasi.

Adnin mengaku bahwa materi-materi tersebut merupakan mata kuliah untuk pasca sarjana. Tapi baginya ini perlu bagi guru madrasah untuk membuka pemikiran tentang tantangan ilmu saat ini.

Meski berat, tambahnya, mau tidak mau kita harus mengetahuinya. Inilah tantanganannya.

”Bicara pendidikan. Ya harus bicara ilmu beserta tantangannya. Sebab, ilmu itu ada yang benar ada yang tidak benar. Karena ilmu yang tidak benar inilah kita sedang menghadapi problem pendidikan yang serius,” ujarnya.*/Kholili

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelaku Koruptor Pengadaan al-Qur’an Harusnya Dihukum Ta’zir
Tulisan selanjutnya Organisasi FFRF Ajak Umat Tinggalkan Gereja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?