Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

KAMMI Tolak Pembangunan “Markas Besar” AS di Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Juli 2012 08:22
Bagikan
Rencana proyek gedung yang melibatkan 5000 pekerja/ Foto: ant
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengurus Pusat KAMMI  yang bertempat di Jl. Penggalang Raya No. 3 Matraman Jaktim mengadakan konferensi pers terkait rencana Amerika Serikat untuk membangun gedung kedubesnya yang menelan biaya 450 juta dollar setara dengan 4,2 triliun rupiah dan menghabiskan waktu sekitar lima tahun dalam proses pembangunannya.

Dalam siaran pers yang dikirim ke redaksi hidayatullah.com, humas PP Kammi, Eric Setiawan, menjelaskan, AS dikhawatirkan akan menancapkan hegemoninya dan pengaruhnya dalam mencampuri urusan dalam negeri Indonesia dengan membangun kedubes terbesar ketiga setelah di Iraq dan Pakistan.

Menurut Eric, seperti yang diketahui, dua kedubes terbesar AS di Iraq dan Pakistan selama ini telah menjadi pangkalan militer dan intelejen di dua negara tersebut.

Maka PP KAMMI,  menolak dengan keras kehadiran militer pemerintah AS di Kedubes tersebut karena Indonesia adalah negara damai dan tidak membutuhkan kehadiran kekuatan militer asing dalam wilayah kekuasaan pemerintah Indonesia.

Menurut KAMMI, penolakan ini dikarenakan, pemerintah AS dengan gedung barunya itu bisa melakukan aktivitas mata-mata terhadap pemerintah Indonesia yang berdaulat.
Eric Setiawan sangat menyayangkan sikap pemerintah Indonesia yang seolah-olah tutup mata terhadap pembangunan Kedubes Amerika Serikat tersebut.
 
“Ini masalah serius pemerintah Indonesia yang berdaulat, seharusnya pemerintah memberikan sikapnya terhadap upaya pembangunan kedubes Amerika Serikat yang lebih mirip barak militer daripada gedung untuk bekerja”, tandasnya mengakhiri pembicaraan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sebelumnya, Duta Besar (Dubes) Amerika untuk Indonesia, Scot Marciel menjelaskan rencana relokasi dan restorasi gedung Kedubes ke bagian yang lebih depan dari kompleks kedutaan yang menghadap Jalan Medan Merdeka Selatan.

Relokasi dan restorasi gedung yang saat ini tersembunyi di balik  beberapa lapis tembok kedutaan merupakan bagian dari proyek besar senilai 450 juta dollar Amerika untuk membangun gedung baru berlantai 10 dengan ruang kerja seluas 36 ribu meter persegi yang akan digunakan  untuk lokasi kerja staf Kedubes AS dan Misi AS untuk ASEAN.

Simpson mengatakan bahwa proyek lima tahun ini dijadwalkan akan mulai pada Desember tahun ini setelah kontrak konstruksi diberikan pada bulan September.

“Tim perancang proyek ini telah melakukan beberapa kali kunjungan ke Indonesia dalam lima tahun terakhir untuk meneliti arsitektur, rancangan dan budaya Indonesia dan berkonsultasi dengan ahli-ahli Indonesia agar dapat memasukkan elemen budaya dalam rancangan tersebut,” ujar Simpson.*/za

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Elly Risman: Indonesia Hampir jadi Negara Tanpa Ayah
Tulisan selanjutnya Calon Presiden AS Janjikan Perlindungan Lebih Baik Bagi Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?