Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Aksi Damai PKS untuk Rohingya dan Suriah di Bundaran HI

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 12 Agustus 2012 18:42
Bagikan
"Kita mengkritik pemerinah yang lambat dalam menanggapi masalah Rohingya"
Bagikan

Hidayatullah.com—Massa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memadati bundaran Hotel Indonesia (HI), Ahad (12/08/2012) sore ini dalam sebuah aksi bertema “AKSI PEDULI Stop Kejahatan Kemanusiaan di Rohingya dan Suriah”

Ketua DPW PKS Jakarta, Slamet Nurdin, PKS dalam orasinya mengecam kebiadaban atas kekerasan yang dilakukan terhadap etnis Muslim Rohingya dan penduduk sipil di Suriah.

Nurdin juga mengecam sikap lambat pemerintah Indonesia dalam menanggapi tragedi berdarah ini.

“Indonesia menganut politik bebas aktif,bukan bebas pasif dalam melawan penjajahan. Kita mengkritik sikap pemerinah yang lambat dalam menanggapi masalah Rohingya,” jelasnya.

Setelah itu, orasi dilanjutkan oleh Dr Hidayat Nurwahid. Dalam orasinya, mantan Ketua MPR RI ini juga mengkritik sikap dunia internasional yang diam mensikapi masalah Suriah, Yaman hingga Rohingya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Padahal menurut Hidayat, seharusnya demokrasi bisa berdiri di garda depan mengawal kemanusian secara obyektif.

Hidayat juga menolak sikap presiden Myanmar yang menolak eksistensi Muslim Rohingya.
Tak lupa, Hidayat  juga mengkritik sikap pemerintah Indonesia dan Bangladesh yang masih anggota ASEAN yang sangat lamban dalam masalah ini.

Hidayat juga memuji langkah cepat yang dilakukan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla terkait masalah Rohingya.

“Apa yang dilakukan Pak Kalla adalah baik. Tapi yang paling utama adalah memastikan di OKI, negara-negara yang tergabung di dalamnya menuntut agar tragedi harus segera dihentikan,” kata Hidayat.

Karenanya, Hidayat mendesak Organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk turun tangan secara nyata. [Baca juga: Hidayat Nurwahid: Banyak Saudara Kita di Myanmar Buruh Uluran Tangan Kita]

Sebelumnya, hari Sabtu (11/8/2012) OKI telah mengumumkan bahwa mereka mendapatkan lampu hijau dari pemerintah Mynmar untuk mendampingi Muslim Rohingya, yang kehilangan tempat tinggal karena kekerasan yang dialaminya.

OKI mengatakan, izin masuk itu diperoleh setelah dicapainya kesepakatan dengan pemerintah Rangoon pada hari Jumat antara delegasi mereka dengan Presiden Thein Sein mengenai penyaluran bantuan kemanusiaan di negara bagian Rakhine (Arakan), lansir AFP. [Baca: Oki Dapat Izin Masuk]

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Underground Tauhid Bangkitkan Semangat Boikot Zionis-Israel
Tulisan selanjutnya Hidayat Nurwahid: Banyak Saudara Kita di Myanmar Butuh Uluran Tangan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

Berita
26 September 2026 17:18
Pemerintahan Baru Kolombia Dukungan AS Memutus Hubungan Diplomatik dengan Iran
Pipa Minyak Sharara ke Zawiya Mati Libya Rugi $75 Juta
PBB Identifikasi 214 Perusahaan Berkaitan dengan Pemukiman Ilegal Yahudi Israel
Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni

Terbaru

  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?