Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Nihil Harapan, DPR dan Komnas HAM Maksimal Tangani Krisis Poso

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Mei 2013 12:02 12:02 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Mei 2013 12:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Kekerasan hingga pada taraf pelanggaran hak asasi manusia kerap terjadi di Poso, Sulawesi Tengah. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Komsisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) ikut turun tangan atasi krisis tersebut. Namun keterlibtan keduanya dinilai tidak bisa terlalu diharapkan.

Mustofa B. Nahrawardaya mengaku sangat skeptis Komisis III DPR-RI dan Komnas HAM akan maksimal untuk penyelidikan kasus itu. Karena, katanya saat ini waktu yang tidak tepat. Saat ini partai politik sibuk mempersiapkan daftar caleg tetap. Setelah itu sibuk pemilu dan sebagainya.

“Makanya untuk saat ini saya sangat skeptis sekali DPR serius menangani krisis Poso. Apalagi Komnas HAM kemudian dan DPR RI bisa berubah setiap saat hanya kerena peta peta politik tertentu,” kata Direktur Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF) Mustofa B. Nahrawardaya kepada hidayatullah.com, Senin (06/05/2013).

Apalagi di Komnas HAM sendiri, lanjut Mustofa, di dalamnya juga banyak kepentingan. Mereka juga manusia biasa, mereka masuk menjadi anggota komisioner atas rekomendasi bererapa organisasi organisasi. Sementara saat ini masyarakat Poso pada umumnya tidak punya kekuatan apa-apa, setiap saat mereka selalu merasa waswas jika sewaktu-waktu akan ditembak mati sebagaimana orang-orang yang jadi DPO.

“Apabila politik hukum tidak bersatu, masalah Poso tidak akan selesai. Nanti kalau ada isu lain yang muncul, Poso akan terlupakan. Yang ada hanya tuntutan sesaat saja,” tukas Mustofa.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Seperti diketahui, bulan lalu beredar video kekerasan terjadi di Poso yang disebut-sebut dilakukan oleh Densus 88 Polri. Elemen umat Islam dan pengamat menilai video tersebut merupakan fenomena gunung es langgengnya kekerasan di Poso dan dianggap sebagai upaya menjadikan wilayah itu sebagai epicentrum kekerasan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Boy Raffi membantah secara tegas bahwa pelaku dugaan pelanggaran HAM oknum Densus 88 dalam video yang mengambil kejadian di Poso, Sulawesi Tengah itu. Kendati begitu, Polri siap melakukan evaluasi tentang tindak pidana yang dituduhkan kepada pasukan pemberantas teroris itu.

Sebelumnya Komisi III DPR RI menyatakan akan melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan pelanggaran HAM tersebut. Namun bagaimana hasil penyelidikan dari DPR RI itu, belum diketahui.

Sementara Komnas HAM pekan lalu menyatakan telah selesai melakukan penyeliikan dan hasilnya akan diserahkap pada acara sidang paripurna Komnas HAM pekan depan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peneliti MUI: Tindakan Subur Masuk Penodaan Agama dan UU Perkawinan
Tulisan selanjutnya Siswi Sekolah Swasta di Saudi Diizinkan Beraktivitas Olahraga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?