Hidayatullah.com–Indonesia bisa menjadi objek untuk pembelajaran toleransi bagi banyak bangsa demikian disampaikan Wakil Sekjen Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), Prof. Dr. Philip K. Widjaja.
“Saat ini, terutama negara-negara Barat, banyak sekali yang ingin mempelajari bagaimana Indonesia bisa menjaga toleransi antar umat beragama,” kata Philip K. Widjaja, ditemui hidayatullah.com di sela-sela acara Seminar Internasional Dialog Antar Agama yang digagas Kerajaan Arab Saudi di Hotel Ritzi-Carlton, Jakarta, belum lama ini.
Salah satu indikator Indonesia telah menjadi tujuan untuk pembelajaran toleransi, kata Philip, terbukti dari kegiatan interfaith dialogue yang Indonesia gulirkan dapat sambutan di mana mana. Menurut Philip, interfaith dialogue saat ini telah menjadi trend di Eropa dan sebagainya.
Sebelumnya, dalam sambutan perayaan nasional Waisak 2557 BE/ 2013 di Jakarta International Expo Plt Ketua Umum Perwakilan Umat Buddha Indonesia Arief Harsono mengatakan, sebagai umat Buddha dirinya merasakan bahwa pemerintah telah memberikan kebebasan dalam menjalankan ajaran agamanya.
“Kami umat Buddha merasakan ketentraman dan kedamaian serta kebebasan menjalankan ajaran agama Buddha,” katanya.*