Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

SBY Serukan Kompromi Pihak-Pihak yang Bertikai di Mesir

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 Juli 2013 06:57 6:57 am
Ahmad
Dipublikasikan 29 Juli 2013 06:57
Bagikan
Presiden SBY mulai berkemas
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan keprihatinannya atas perkembangan situasi di Mesir paska jatuhnya pemerintahan Presiden Mohammad Mursy. Melalui akun twitternya @SBYudhoyono yang diunggah Sabtu (27/07/2013) malam, Presiden SBY menyampaikan kecemasan akan terjadinya konflik horizontal yang dahsyat jika tidak ada solusi yang bijak dan segera.

 “Saya berpendapat solusinya, “kompromi” di antara kedua pihak (pemerintah dan pendukung Mursy, red). Bukan “the winner takes all”. PBB dan dunia harus mendorong dan mendukung,” seru SBY dikutip laman setkab.go.id.

Presiden SBY mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mencegah pertumpahan darah yang lebih besar. “Semua upaya harus ditempuh. Termasuk jalan rekonsiliasi,” kata Presiden SBY.

Kepala Negara juga menyerukan kepada WNI di Mesir, termasuk mahasiswa, agar menghindari tempat berbahaya. “Pelihara komunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Jangan libatkan diri dalam konflik,” pesan Kepala Negara.

Melalui akun twitternya itu, SBY menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dubes RI di Kairo, Nurrfaizi, yang terus melaporkan perkembangan situasi di Mesir kepadanya.Termasuk upaya untuk mengamankan WNI kita di sana.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Korban 100 Orang

Paska tumbanganya pemerintahan Presiden Mohammad Mursy, situasi di Mesir hingga kini masih belum stabil. Demontrasi yang digelar pendukung mantan Presiden Mursy seringkali berakhir dengan bentrokan, baik saat dihalau pasukan keamanan maupun kelompon yang setuju pemerintahan sementara yang dibentuk paska lengsernya Mursy.

Bentrokan terakhir terjadi pada Jumat (26/07/2013) malam waktu setempat, lebih dari 100 orang dilaporkan tewas saat pendukung Presiden Mesir Mohammad Mursy menggelar aksi protes di Kairo. Wartawan BBC di Kairo melaporkan bentrokan maut berlangsung di sekitar mesjid Rabaa al-Adawiya dan ada banyak cipratan darah di jalanan.

Seorang dokter di rumah sakit lapangan dekat dengan lokasi protes menambahkan bahwa lebih dari 1.000 orang terluka. Bentrokan terjadi antara massa pendukung dan anti Mursy yang telah menggelar aksi besar sepanjang malam.

Kekerasan juga berlangsung di kota terbesar kedua Mesir, Alexandria, dimana sedikitnya 10 orang tewas akibat bentrokan dua kubu yang bertikai.

Sejak Mursy, presiden terpilih pertama secara demokratis, digulingkan 3 Juli, banyak orang yang tewas akibat aksi protes yang berakhir dengan kekerasan.

Sebelumnya, Panglima militer Jenderal Abdul Fattah al-Sisi memprovokasi dengan mengajak warga untuk turun ke jalan memberikan mandat bagi militer atas intervensi politik yang dilakukan. Sementara pada Sabtu pagi waktu setempat, Menteri Dalam Negeri Mohammad Ibrahim berjanji untuk mengakhiri aksi duduk di mesjid yang dilakukan pendukung mantan Presiden Mursy.

Seperti dilansir hidayatullah.com  mengutip  laporan NGO internasional asal Turki, Insani Hak ve Hurriyetlere Insani Yardim Vakfi (IHH)  Jumat malam (26/07/2013) waktu setempat, militer Mesir menyerang aksi damai jutaan pendukung presiden terkudeta, Mohammad Mursy, di alun-alun Rabi’ah al-Adawiyah, Kairo, menewaskan 55 orang dan 1000 orang lebih luka-luka.

Kemudian, kurang dari satu jam, IHH  kembali melaporkan  korban pembantaian  membengkak hingga 200 orang.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dubes RI di KairokonflikMesirNurrfaizisby
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KAMMI Sumbar Minta Presiden RI Kutuk Pembantaian di Mesir
Tulisan selanjutnya Salah Tangkap, Densus Lepas Dua Warga Muhammadiyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?