Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Karena Tak Terima Order Ucapan Natal, Pemilik Toko Donat Mungil Dibully

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Desember 2015 08:19 8:19 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Desember 2015 18:39
Bagikan
Donat Mungil
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah toko roti bernama ‘Donat Mungil‘ yang berlokasi di Malang, Jawa Timur mendadak ramai diperbincangkan di media sosial lantaran menolak untuk menerima orderan donat yang bertuliskan ucapan natal.

Putri Priyanti, Owner Donut Mungil mengatakan, hal itu ia lakukan murni karena keyakinan dirinya sebagai seorang Muslim.

“Sebagai Muslim kita tidak dibolehkan ya untuk seperti itu (mengucapkan selamat natal, red), ” kata Putri saat dihubungi hidayatullah.com, Senin, (21/12/2015).

Akibat penolakan itu, Putri batnyak menerima cacian di sosial media. Meski demikian, tak sedikit yang mendukung usaha Putri.

“Subhanallah. Semoga Allah melancarkan dan memberkahi usaha Anda. Prinsip adalah prinsip. Teguh dan kuat. Kalo goyah bukan prinsip lagi namanya. Salut buat Anda yang telah mempertahankan prinsip Anda walaupun sudah banyak dibully,” ujar pemilik akun Facebook Floa Tutankhamun.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ditanya apakah dirinya merasa terganggu dengan sindiran dan komentar yang diucapkan banyak orang terhadap usahanya, Putri menyatakan hanya mengambil sisi positifnya saja.

“Ya ambil positifnya saja,” jawabnya singkat.

Tri juga tidak merasa khawatir usaha Donat Mungil-nya mengalami penurunan pemasukan karena menolak menerima pesanan ucapan Natal.

“InsyaAllah nggak ngaruh dengan omsetnya,” ungkapnya yakin.

Donat Mungil-Kado Natal
Akibat memegang prinsip, banyak pujian membanjiri Facebook Donat Mungil

Sementara itu, dihubungi secara terpisah, Pengurus MUI Malang, KH. Lutfi Bashori mengatakan, apa yang dilakukan oleh pemilik toko sudah sesuai dengan tuntunan Islam.

“Itu sudah benar, kalau menurut ulama ahlus sunnah dan dalil-dalil yang kuat, sebagai Muslim mengucapkan natal itu haram,” jelasnya.

Lagipula, menurut Kiai Lutfi, keputusan pemilik Donat Mungil merupakan hak individu dalam bermuamalah berdasarkan tuntunan agama yang dianut.

“Menurut saya itu hak dia, berarti pemilik toko itu paham tata cara berakhlak kepada Allah dengan tidak ikut serta menyediakan kue ucapan Selamat Natal,” pungkasnya.

Kasus ini bermula dari seorang pria berakun Tyok Aditra memposting screenshoot penolakan toko Donat Mungil atas pesanan ucapan Natal dirinya. Pada postingan itu ia mengatakan tidak habis pikir dengan “prinsip iman” sang penjual donat, karena menganggap hal tersebut hanyalah konteks penjual dan pembeli. Sampai berita ini dibuat, postingan itu sudah dishare sebanyak 2.372 kali.

Sebagaimana diketahui, dalam Islam, ada larangan jual beli untuk tujuan haram. Hal ini sesuai Al-Quran Surat al Maidah ayat 2, yang artinya; “Janganlah kalian saling tolong menolong dalam dosa dan melanggar batasan Allah.” *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:akidahDonat Mungilnataltauhiducapan selamat natal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dewan Da’wah Ingatkan Virus Sepilis Masuk Melalui Pendidikan
Tulisan selanjutnya Rayani Air, Penerbangan ‘Syariah’ Pertama di Malaysia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?