Hidayatullah.com–Baitul Mal Aceh (BMA) kembali menyalurkan bantuan sebesar Rp 560 juta untuk 800 anak yatim.
Bantuan yang diberikan berupa peralatan sekolah, voucher belanja seragam sekolah senilai Rp 173ribu/anak dan uang santunan Rp 300ribu/anak.
“Semoga penyerahan bantuan ini juga dapat memupuk rasa kasih sayang antara muzakki dan mustahik serta mengetuk hati lebih banyak hartawan di Aceh untuk menyalurkan zakatnya melalui badan amil resmi, yaitu Baitul Mal Aceh,” demikian ujar Kepala Baitul Mal Aceh Dr. H. Armiadi Musa, MA dalam rilisnya kepada hidayatullah.com.
Penyerahan Bantuan dijadwalkan berlangsung dalam dua tahap, Senin (18/11/2013) dan Kamis (20/11/2013) di Kantor Baitul Mal Aceh.
Bantuan yang diberikan bersumber dari dana zakat senif Ibnu Sabil tahun 2013 itu diberikan di 5 kecamatan di Banda Aceh dan 4 kecamatan di Aceh Besar.
Sedang anak-anak yang mendapat bantuan adalah yang memiliki kriteria: Anak yatim/piatu/yatim piatu yang berasal dari keluarga miskin dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala desa, berdomisili di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, masih aktif sekolah tingkat SD/SLTP, dan telah dinyatakan lulus tahapan verifikasi oleh amil Baitul Mal Aceh.
Bantuan kepada anak yatim/piatu/yatim piatu miskin ini mulai dirintis Baitul Mal Aceh sejak tahun 2012.
Dana zakat senif Ibnu Sabil 2012 yang disalurkan melalui program ini berjumlah Rp 192 juta disalurkan kepada 480 anak.
BMC mengaku, selama periode 2012-2013, total dana zakat yang disalurkan melalui program ini berjumlah Rp 752 juta kepada 1.280 anak.
Dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar anak-anak yatim/piati/yatim piatu dari keluarga miskin yang selama ini memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan alat belajar.*