Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kurikulum Ulumuddin di Fakultas Umum, Minimal 30 %

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Januari 2014 10:20 10:20 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Januari 2014 10:18
Bagikan
Problema pendidikan di Indonesia saat ini dikacaukan oleh sistim kapitalisme yang mencari keuntungan semata
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebagai bagian dari proses islamisasi ilmu pengetahuan, fakultas-fakultas umum di Indonesia sudah seharusnya menerapkan kurikulum belajar agama Islam minimal 30 % dari total mata kuliah.

Jika tidak, problema pendidikan di Indonesia terus akan dikacaukan oleh sistim kapitalisme yang mencari keuntungan semata. Demikian salah satu paparan Dr Adian Husaini dalam Kuliah Umum tentang worldview di Pekanbaru.

“Seharusnya memang di fakultas-fakultas umum saat ini, ‘ulumuddin-nya (ilmu agama Islam, red) itu minimal 30 %. Misalnya Universitas Abdurrab ini tidak perlu membuat Fakultas Agama Islam (FAI), tapi islamisasi itu ada di setiap fakultas,” demikian ujar Ketua Program Magister dan Doktor Pendidikan Islam—Universitas Ibn Khaldun (UIK) Bogor  dalam ceramahnya  di auditorium Universitas Abdurrab Pekanbaru, Senin (20/01/2014) kemarin.

Menurut salah satu pendiri INSISTS yang juga kolomnis Catatan Akhir Pekan (CAP) ini, lulusan universitas seharusnya bisa menjadi pakar sekaligus ulama.

“Misalnya Fakultas Kedokteran, menggabungkan antara ‘ulumuddin dengan kurikulum kedokteran. Jadi lulusan dari Abdurrab ini minimal bisa Bahasa Arab, menghafal ayat-ayat yang wajib, dan kemudian dia bisa mengembangkan ilmu kedokteran sesuai dengan perspektif Islam.”

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Bukan semata-mata menjadi dokter muslim yang baik. Tapi dia menjadi dokter muslim, sekaligus menjadi ulama,” tambahnya.

Lebih lanjut pria yang dikenal rajin menulis buku ini menjelaskan problema pendidikan di Indonesia saat ini telah dikacaukan oleh sistim kapitalisme yang mencari keuntungan semata.

“Sekarang kita dikacaukan dengan konsep industrialisasi, kapitalisme sehingga pendidikan sekarang ini hanya mengarahkan manusia-manusia sekarang ini menjadi ‘sekrup’ dari bagian industri tertentu.”

Dalam kuliah umum yang ditaja oleh Panitia Seminar Islamisasi Pengetahuan Universitas Abdurrab ini mengambil tema “Dekolonisasi, Dewesternisasi dan Islamisasi Ilmu Pengetahuan.”

Acara dihadiri oleh civitas akademika universitas serta berbagai praktisi pendidikan di Pekanbaru, Riau.

Wakil Rektor Universitas Abdurrab, dr. Susiana Thabrani kepada hidayatullah.com menuturkan bahwa saat ini kampus Abdurrab sendiri sudah memulai menerapkan islamisasi ilmu pengetahuan dalam kurikulumnya.

“Wacananya sudah sejak 8 tahun yang lalu. Kami coba mengganti beberapa mata kuliah yang kurang signifikan terhadap pemikiran mahasiswa. Untuk kedokteran, sudah mulai lebih diintegrasikan islamisasi. Kalau kita belajar tentang embriologi misalnya, belajar tentang syaraf, itu kita langsung membuat bagaimana menurut al-Quran,” tuturnya.

Dr. Susi menambahkan, bahwa saat ini di Universitas Abdurrab juga dilakukan kolaborasi antara pakar ilmu kedokteran dengan pakar syariah.

“Dokter berkolaborasi dengan ahli syariah. Misalnya kalau saya mengajarkan apa hukumnya kloning, apa hukumnya aborsi? Selama ini kan hukum negara saja, nah kita lihat bagaimana hukum syariat-nya. Ada beberapa pakar syariah berkolaborasi dengan dokter. Semua dokter di-upgrade untuk memahami dari sudut pandang Islam,” tambahnya.*/ M Hidayat (Pekanbaru)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamisasi ilmu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Islam di Konstitusi Mesir 2014 vs 2012
Tulisan selanjutnya Jangan Berputus Asa, Ayo berjihad Peduli Musibah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?