Hidayatullah.com- Ketua FPI Bekasi Raya Murhali Barda menjelaskan kasus pembajakan grup jejaring sosial Facebook (FB) “Simpatisan & Pendukung FPI Bekasi Raya”. Murhali mengakui grup tersebut dibuat pihaknya, namun kini sudah tak bisa mengendalikannya lagi.
“Awal mulanya saya bikin akun FB ‘FPI Bekasi Raya’, karena sudah penuh maka saya bikin group (Simpatisan & Pendukung FPI Bekasi Raya),” jelas Murhali melalui pesan singkat kepada hidayatullah.com di Depok, Jawa Barat, Senin, (27/01/2014).
Namun ternyata, lanjut Murhali, akun FB Front Pembela Islam (FPI) Bekasi Raya sebagai admin grup tersebut dibajak seseorang.
“Dan (akun tersebut) sudah hilang, maka kami tak bisa lagi mengendalikan group. Hingga masuklah orang kafir yang mengambil alih (grup) itu,” pungkasnya.
Saat ditanya hidayatullah.com tentang upaya yang dilakukan FPI Bekasi Raya menghadapi pembajakan tersebut, Murhali belum memberi jawaban.
Hingga berita ini ditulis, Murhali juga belum mengomentari soal penggantian foto grup dengan gambar al-Qur’an diinjak.
Diberitakan sebelumnya di media ini, grup FB “Simpatisan & Pendukung FPI Bekasi Raya” diretas oleh sebuah akun FB bernama Iblis Goa Hira. Yang miris, akun tersebut mengganti foto grup dengan gambar tak pantas, yaitu al-Qur’an yang diinjak oleh dua buah kaki telanjang.
Dalam foto berukuran 500 x 375 pixel itu, tampak al-Qur’an yang terbuka pada halaman 459-460. Pemandangan ini tanpa sengaja didapati hidayatullah.com pada Jumat 22 Rabiul Awal 1435 H (24/1/2014) sore.*