Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Keluarga terduga Kasus Terorisme Poso Kesulitan Lihat Jenazah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Februari 2014 12:37 12:37 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Februari 2014 12:37
Bagikan
Uswatun Hasanah (kiri) istri terduga pelaku kasus terorisme S bersama keluarganya, mengungkapkan keinginannya dapat bertemu suaminya sebelum dibawa pihak kepolisian ke Jakarta, di Desa Labuan, Lage, Poso, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/12).
Bagikan

Hidayatullah.com–Orangtua terduga pelaku kasus terorisme yang meninggal dunia di Kabupaten Poso beberapa hari lalu kesulitan melihat jenazah anaknya karena berbagai alasan petugas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah, Selasa (11/02/2014) malam.

Anggota Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Universitas Tadulako Palu, Harun Nyak Itam Abu, kepada wartawan meminta kepada Kepala Polda Sulawesi Tengah agar mempermudah keluarga melihat jenazah berinisial H.

“Kasihan mereka sudah datang ke Palu sejak pukul empat sore tapi tidak diizinkan. Padahal dalam pemberitaan di media, polisi mengimbau agar warga yang merasa kehilangan anggota keluarga bisa melihat jenazah,” kata Harun yang juga merupakan pendamping keluarga korban dikutip Antara.

Orangtua yang meyakini korban baku tembak di Poso itu anaknya adalah Mailani Hudaya dan Nur Hasanah yang saat ini berdomisili di Tanggerang, Provinsi Banten.

Atas kesulitan itu, Harun menghubungi Kepala Polda Sulawesi Tengah Brigjen Polisi Ari Dono Sukmanto agar mempermudah keluarga melihat jenazah guna memastikan mayat itu anaknya atau bukan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Namun hingga saat ini belum ada jawaban dari orang nomor satu di Polda Sulawesi Tengah ini.

Kedua warga yang mengaku orangtua korban itu sebelumnya telah dimintai keterangan di Direktorat Reskrimum Polda Sulawesi Tengah, serta diambil contoh sidik jari.

“Tapi polisi bilang sidik jari yang dikirim itu kabur sehingga susah dibaca,” kata Harun.

Sekitar pukul 22.30 WITA, warga yang mengaku keluarga korban pergi meninggalkan Polda Sulawesi Tengah, dan akan mendatangi RS Bhayangkara Palu.

“Kita berharap keluarga bisa melihat jenazah besok meski hanya satu menit saja,” katanya.

Beberapa hari sebelumnya, keluarga terduga pelaku berinisial F melihat jenazah dan sehari kemudian mayat itu diambil untuk dimakamkan ke Poso.

Pada Kamis (06/02/2014), Brimob Polda Sulawesi Tengah baku tembak dengan kelompok sipil bersenjata di Kabupaten Poso. Baku tembak itu menewaskan dua terduga pelaku dan seorang polisi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:terorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Karena Muslimah lebih Mulia dari Sebatang Coklat
Tulisan selanjutnya Berdusta tanpa Sadar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?