Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Lembaga Halal Eropa Sebut Pemberitaan Majalah Tempo Upaya Mendiskreditkan MUI

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 Maret 2014 16:26 4:26 pm
Ahmad
Dipublikasikan 5 Maret 2014 16:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–The Halal Food Council of Europe (HFCE) menilai pemberitaan Laporan Utama Majalah Tempo edisi 24 Februari- 2 Maret 2014 tentang suap petinggi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam mengurus sertifikasi halal adalah hal yang keliru.

Dalam laporan tersebut, Majalah Tempo menulis jika Amidhan Saberah, Ketua MUI, diangkat menjadi penasehat HFCE dan menerima gaji US$ 5.000 per bulan. “Menolak klaim yang keliru dan palsu yang dibuat oleh Majalah Tempo Indonesia,” demikian isi surat berbahasa Inggris dari HFCE yang diterima hidayatullah.com, Rabu (5/3/2014) siang.

HFCE membenarkan jika ada perwakilan dari Tempo mendatangi kantor HFCE di Brussels dan berbicara kepada staf. Tetapi tidak ada informasi sensitif  yang disampaikan staf HFCE kepada Tempo.

Sebagai perusahaan yang terdaftar di Belgia, catatan keuangan HFCE diaudit oleh auditor independen dan terbuka bagi pihak berwenang untuk dilakukan pemeriksaan.  Menurut HFCE, pemberitaan Tempo ini merupakan upaya untuk mendiskreditkan MUI.

“Tidak ada pembayaran yang tidak sah yang dibuat untuk setiap individu. Tuduhan Tempo yang mengatakan HFCE telah membayar uang ke Ketua MUI itu tidak hanya keliru, sepertinya ini skema rahasia untuk mendiskreditkan MUI ,” tulisnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Diakuinya, HFCE memang melibatkan sejumlah penasihat. “Memang benar bahwa Pak Amidhan diundang untuk menjadi penasehat HFCE, tapi ia menolak dan namanya telah dihapus dari perorangan.”

Selain program pendidikan dan sertifikasi halal, HFCE rutin menggelar konferensi dan mengundang pembicara berkualitas dari seluruh dunia. Semua pembicara non-industri dibayar kecil dalam satu acara. Demikian juga honorarium dan biaya perjalanan, yang telah menjadi praktik yang normal untuk konferensi halal .

“Saya telah mengenal MUI dan kinerjanya selama beberapa tahun, dan itu adalah salah satu organisasi global yang paling kredibel, dengan manajemen dan stafnya yang sangat berkualitas, ” kata Dr Mohamed Sadek, Ketua HFCE.

Dia menambahkan, sejak awal tahun 1989 MUI telah membawa nama harum Indonesia karena kredibilitasnya dalam mengurus sertifikasi halal di Indonesia dan akreditasi di seluruh dunia.

HFCE meminta kepada Majalah Tempo untuk meluruskan kesalahpahaman yang berakibat kontroversi di tengah masyarakat.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Coca-Cola Janjikan Investasi US$500 Juta di Mesir
Tulisan selanjutnya Kemenag Tetapkan Dam Haji Tamattu’ Lebih Murah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?