Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dilatih 4 Hari, 5 Orang Dai Sabet Juara

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 20 April 2014 19:48 7:48 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 20 April 2014 19:48
Bagikan
Direktur BMH Wahyu Rahman memberi bingkisan kepada para "dai juara".
Bagikan

Hidayatullah.com–Training (Pelatihan) Kepemimpinan II “Membangun Leadership dan Managerial Skill Leader” yang berlangsung pada Kamis-Ahad (17-20/4/2014) telah usai. Sekjen Pimpinan Pusat Hidayatullah Ir Abu A’la Abdullah menutup acara ini di Masjid Ummul Quraa, Kalimulya, Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Acara penutupan ini dirangkai dengan pemberian apresiasi kepada 5 orang “dai juara”. Mereka dinilai yang terbaik dari 60-an dai Indonesia peserta pelatihan gelaran Hidayatullah Training Center (HiTC) ini.

Tampil sebagai Juara I Muhammad Sholeh Usman, dai asal Kalimantan Timur. Menyusul Juara II Dwi Subagio (Sulawesi Utara) dan Juara III Muhammad Sanusi (Papua Barat). Juara Harapan I dan Harapan II masing-masing diraih Syaiful Bahri (Nusa Tenggara Timur) dan Faturrahman (Jogjakarta).

Abu A’la dalam sambutannya mengatakan, pemberian apresiasi tersebut merupakan sesuatu yang lumrah. “Karena kita bukan makhluk halus, (tapi) makhluk nyata, memang penilaian yang zohir (jelas. Red) dibutuhkan,” ujarnya.

Baginya, penilaian ini mengandung filosofi tersendiri. Misalnya, para peserta pelatihan yang tidak juara tidak bisa memprotes. Mereka harus ikhlas menerima keputusan dewan penilai, sebab posisi mereka sebagai “makmum”.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Begitu pula, tambah Abu A’la, ketika para dai kembali ke daerah. Saat jadi imam, merekalah yang menilai para jamaah (makmum). Namun, sistem penilaian tidak boleh menuruti selera masing-masing individu. Harus ada standar penilaiannya.

“Sebenarnya kalau mau lebih sempurna semuanya saling menilai,” ujarnya dari atas mimbar.

Abu A’la berharap, para dai tersebut mampu memahami dan mengamalkan materi-materi pelatihan secara baik. Sehingga, saat mereka kembali ke tempat tugas di daerah atau wilayah masing-masing, bisa menjadi contoh bagi umat.

“Kita semuanya posisinya sama. Menjadi makmum dan juga menjadi pemimpin. Pada saat menjadi makmum dinilai oleh pemimpinnya. Sebaliknya, saat menjadi pemimpin dinilai oleh makmumnya,” ujarnya.

Memancing Dai untuk Sadar

Direktur HiTC Ir Khairil Baits mengatakan, para dai Indonesia diharapkan memiliki kesadaran akan beratnya beban yang mereka emban.

Untuk memunculkan itu, katanya, “Tidak ada jalan lain kecuali kita melakukan upgrading.”

Meski demikian, menurut Khairil, pelatihan tersebut tidak serta merta menyelesaikan masalah di medan dakwah. Namun, pelatihan ini sebagai pancingan atau motivasi bagi para dai untuk selalu meningkatkan kualitas diri masing-masing.

“Agar tidak berhenti untuk meng-upgrade dirinya, dan memotivasi kawan-kawan (dai) di daerah,” pesannya.

Panitia penjuri, Ir Ahkam Sumadiana mengatakan, penilaian ini berdasarkan sejumlah item. Di antaranya yaitu kedisiplinan atau kehadiran peserta selama pelatihan, makalah yang dibuat, laporan kinerja dakwah selama ini, dan tes-tes khusus.

“Mudah-mudahan niat kita dengan penilaian ini disikapi sebagai upaya untuk memotivasi, baik yang disebutkan namanya (para juara. Red) atau yang belum disebutkan namanya, bisa berbuat lebih maksimal lagi dalam perjalanan (dakwah) kita di daerah,” ujar Sekjen HiTC Naspi Arsyad berharap.

Khairil Baits menyampaikan permohonan maaf jika ada kekurangan dalam pelatihan tersebut. Ke depan, jangkauan pelatihan akan diperluas, tak sebatas untuk para dai. Agar pengelolaan dakwah khususnya di Hidayatullah menjadi lebih baik.

“Lebih jauh bagaimana umat semakin mempercayai,” harapnya.

Mengakhiri acara itu, Abu A’la berpesan agar para dai terus menekuni al-Qur’an sebagai pedoman, serta menjaga ibadah wajib dan sunnahnya.

“Juga bekerja dengan prinsip-prinsip manajemen yang rapi, dengan prinsip-prinsip kerja yang bagus,” ujarnya.

“Kita bersyukur pada Allah, training sudah berjalan dengan baik. Kembali(lah) ke tempat tugas dengan lebih semangat. Mari kita tutup dan akhiri training dengan sama-sama membaca alhamdulillah. Allahu Akbar,” pungkasnya diiringi pekikan takbir hadirin.

Para “dai juara” mendapatkan hadiah berupa bingkisan yang disponsori Baitul Maal Hidayatullah (BMH). Usai acara, mereka dijamu sarapan di kediaman anggota DPD RI asal Sulawesi Selatan Abdul Aziz Kahar.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua MPU: Di Aceh Tidak Ada Tempat Bagi Syiah
Tulisan selanjutnya Waspadai “Srigala Berbulu Domba”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?