Hidayatullah.com—Dengan mengangkat tema “Mengokohkan peran strategis pemuda untuk perubahan bangsa dan negara” Pemuda Persatuan Umat Islam (PUI) memulai Muktamar Pemuda PUI ke 3.
Ketua Panitia Muktamar, Jejan Jaenal Akbar mengatakan bahwa Muktamar ke-3 ini akan dibuka oleh Gubernur Sumsel Alex Nurdin pada hari Jumat 5 Desember 2014 di Gedung Asrama Haji Palembang.
“Insya Allah Muktamar ke-3 ini akan menjadi momentum Pemuda PUI sebagai organisasi kepemudaan yang modern,” ujarnya disampaikan pada hidayatullah.com, Jumat, (05/12/2014).
Menurut Jaenal Akbar, jika menghitung dengan angka, usia Pemuda PUI sudah 50 tahun (sejak 1964-2014), yang menurutnya, usia yang sangat panjang dan matang.
Tentu ukuran organisasi ini tidak bisa disama ratakan dengan usia kematangan seseorang yang telah dewasa. Sebuah organisasi terdiri dari kumpulan banyak individu dengan latar belakang yang berbeda.
Sementara itu, Iman Budiman Ketua Umum PP Pemuda PUI menggarisbawahi, “Pemuda PUI harus terus siap menjadi abdi umat dan bangsa. Karenanya, pemuda PUI harus menjadi subjek dalam wilayah strategis. Dengan harapan umat terus meningkat kapasitasnya, kesejahteraan semakin maju dan lembaga-lembaga umat berdaya saing.”
Dengan tema “Mengokohkan peran strategis pemuda untuk perubahan bangsa dan negara” Pemuda PUI diharapkan mengambil peran yang lebih strategis dalam rangka memperjuangkan kemajuan ummat.
“Pemuda PUI harus menjadi katalisator semua eksponen keummatan dan kebangsaan. Ia menjadi pemersatu semua kekuatan untuk perubahan Indonesia,” tegas Iman.*