Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mushida: Mahasiswi Harus Lebih Dini Menyerap Problematika Keumatan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Januari 2015 16:28 4:28 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Januari 2015 16:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Mencari ilmu sesungguhnya untuk lebih mengenali Sang Pencipta dan kedudukan manusia sebagai hamba. Karena itu, semangat menuntut ilmu dalam rangka mempertebal keimanan kepada Allah. Sebab sumber ilmu adalah Allah Subhanahu Wata’ala.

Demikian salah satu materi tentang ‘Konsep Ilmu’ yang disampaikan malia Husna Bahar dalam kegiatan ‘Training Guru Pendidikan Anak Usia Dini’ (PAUD) Muslimah Hidayatullah, beberapa waktu lalu.

Acara yang digelar selama tiga hari tersebut dihadiri sekitar 100 orang guru PAUD yang menyebar di berbagai daerah binaan dakwah Hidayatullah se-Kalimantan Timur.

“Guru yang memiliki kesadaran tersebut akan terdorong untuk mengajar dengan baik dan penuh semangat,” ungkap Amalia, yang biasa disapa Ibu Yuyu ini menjelaskan.

Selaku hamba dan khalifah di bumi, manusia dituntut melakoni peran guru dengan orientasi yang benar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Masih menurut Ibu Yuyu, peran guru sangat penting dalam mengarahkan pendidikan dan pembinaan karakter anak didiknya.

“Apa jadinya pendidikan bila ternyata guru itu sendiri yang bermasalah?” Ujar Ibu Yuyu bertanya.

Kegiatan training diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah (PW) Muslimah Hidayatullah (Mushida) Kalimantan Timur dengan menggandeng Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Hidayatullah Putri.

Mushida berharap, para mahasiswi sejak dini mampu menyerap dan memahami realitas dakwah serta problematika keumatan.

“Kegiatan semacam ini layak diikuti oleh para mahasiswi. Sebab nantinya merekalah yang terjun berdakwah di tengah masyarakat,” papar Sholihah, Pengurus PW Mushida Kaltim.

Selain menghadirkan instruktur dari Pimpinan Pusat (PP) Mushida, training yang membidik tema “Mendidik Dengan Manhaj Nabawi Untuk Membangun Peradaban Islam” ini juga dihadiri oleh dr. Neni Moerniaeni, SpoG, seorang tokoh perempuan Kaltim.

“Kita semua harus berjuang, karena sejak terlahir manusia sudah dikenalkan dengan arti perjuangan,” ucap Bunda Neni, panggilan akrab istri Andy Sofyan Hasdam, mantan Wali Kota Bontang tersebut.

“Bagi wanita, menjadi seorang pendidik bagi keluarga, itulah kebanggaan sekaligus pengorbanan mereka,” imbuh Bunda Neni kembali.

Bunda Neni berharap, pelatihan dan training semacam ini bisa menghasilkan para pendidik yang visioner.

Guru yang tak hanya mentrasfer pengetahuan semata, tapi juga mampu mentrasformasi idealisme dan akhlak yang baik kepada murid-muridnya.

“Berilah manfaat sebesar-besarnya kepada anak didik kita. Sebab merekalah pewaris masa depan dakwah dan perjuangan ini,” terang Neni.

Bagi STIS Hidayatullah Putri, berbagai acara Mushida yang biasa digelar di kampus Gunung Tembak, Balikpapan ini memberi berkah tersendiri.

Selain bisa bersilaturahim dengan guru-guru dari sejumlah daerah, para mahasiswi juga berkesempatan unjuk potensi dengan menggelar kegiatan bazaar di sela-sela acara.

Kegiatan bazaar itu sendiri menjadi hiburan tersendiri bagi peserta training. Oleh panitia, disiapkan beberapa stand dengan ragam jualan yang berserak rapi di setiap stand. Mulai dari penganan ringan hingga pakaian-pakaian muslimah dan anak-anak.

Sebagai tuan rumah, STIS Hidayatullah tak ketinggalan menampilkan beberapa karya hasil olah tangan mahasiswi. Diantaranya ada “Weshal Cookies” dan kerajinan tangan lainnya.

“Alhamdulillah, senang bisa terlibat dalam kegiatan ini. Banyak manfaatnya insya Allah,” tutur Fitri Yusran mewakili kawannya para mahasiswi.*/Masykur

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Oxfam: 50% Kekayaan Dunia Dikuasai Segelintir Orang
Tulisan selanjutnya Ini Daftar 5 Orang Terkaya Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?