Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MUI: Pemerintah Perlu Pendekatan Pada Raja Terkait Hukuman Mati WNI di Saudi

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 Januari 2015 10:54 10:54 am
Ahmad
Dipublikasikan 27 Januari 2015 10:50
Bagikan
TKW di Arab Saudi
Bagikan

Hidayatullah.com- Pemerintah RI perlu melakukan pendekatan-pendekatan lagi kepada Raja Baru Saudi terkait dengan hukuman mati bagi warga negara Indonesia dalam kasus pembunuhan.

Hal ini perlu dilakukan sebagaimana juga dilakukan oleh almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Demikian pernyataan yang disampaikan Ketua Umum MUI Indonesia, Prof. Dr. Din Syamsuddin kepada hidayatullah.com, di Aula Kantor Gedung Pusat Dakwah PP Muhammadiyah, Menteng Jakarta, Senin (26/01/2015).

“Tuduhannya fatal karena membunuh. Di sana (Saudi Arabia,red) hukuman bagi pembunuh kan keras seperti dihukumi Qishas,” ungkap Din.

Menurut Din, walapun pelaksanaan putusan ketetapan hukum di Saudi Arabia dari Raja tetapi jika pengadilan memutuskan sesuatu, maka hukum itu harus tetap dilaksanakan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Atau terdakwa bisa menghubungi keluarga korban. Sebab hukum Qishas (pembalasan, red) di Saudi Arabia berhubungan dengan pengampunan dari keluarga. Di sana tidak ada namanya Grasi,” kata Din memberikan masukan.

Sementara itu, Din menyampaikan setelah sepeninggalnya Raja Abdullah bin Abdul Aziz al-Saud, maka sudah tentu kebijakan yang ada diteruskan oleh raja baru yakni Raja Salman bin Abdulaziz.*

 

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Din SyamsuddinMajelis Ulama IndonesiaMUIpembunuhanSaudiTKW
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Din Syamsuddin Doakan Raja Abdullah Bin Abdulaziz
Tulisan selanjutnya Pakar: Ketidakadilan Global Sebabkan Munculnya Tindakan Ekstremisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?