Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

GeNAM: 50 Orang Meninggal Karena Miras Perhari

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Februari 2015 07:10 7:10 am
Ahmad
Dipublikasikan 3 Februari 2015 07:10
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com- Ketua Gerakan Nasional Anti Miras (GeNAM) Fahira Idris mengatakan korban meninggal akibat menenggak Minuman Keras (Miras) per harinya sekitar 50 orang dan per tahun sekitar 18 ribu orang.

Selain itu, temuan lain, kejadian kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), tindak pidana pemerkosaan, tawuran dan tindak kriminal lainnya kebanyakan juga dipicu oleh pengaruh minuman beralkohol.

“Saya pernahmendapatkan laporan dari beberapa polisi, setiap anak yang melakukan tawuran yang ditangkap ternyata mengeluarkan bau alkohol semua,” ujar Fahira Idris usai berdiskusi dengan Kementerian Perdagangan saat membahas implementasi Permendag Larangan Miras, di Gedung Kemendag Jakarta belum lama ini.

Fahira menyampaikan jika GeNAM saat ini sedang menjalin kerjasama dengan Ahli Kriminologi Universitas Indonesia.

Menurutnya, orang-orangdi Lapas dengan kasus yang berbagai macam tindak kriminalitasnya itu, lanjutnya, ternyata 85%  unsur kriminogenik mereka (nara pidana, red) adalah alkohol.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kenapa sih mereka melakukan kriminalitas? Kita pikir unsur kriminogenik mereka karenatidak punya uang atau miskin, ternyata bukan,” ujarnya.

Fahira mengatakan jika dalam keadaan tidak terkontaminasi alkohol bisa jadi tindak kriminalitas yang banyak dilakukan para narapidana tidak akan terjadi.

Dengan dikeluarkannya Permendag Nomor 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol, menurutnya bisa meminimalisir tindak kriminalitas dan menyelematkan generasi muda bangsa gunamenyongsong generasi emas 2025.

“Kalau bukan kita siapkan generasi itu dari sekarang, di masa mendatang yang lahir justru generasi para pemabuk,” pungkas Fahira.

Sementara itu, Fahira Idris mengatakan jika dirinya sempat merasa malu tatkala GeNAM melakukan survey dengan 1100 koresponden tahun 2013, di mana banyak mendapati pembeli bir di minimarket mulai dari anak SMP.

“Saya sempat malu  saat itu, sebab tiga tahun yang lalu kita mewajibkan mereka (minimarket) menempel stiker terkait batas usia dua puluh satu tahun yang hanya bisa membeli Miras.

Tetapi tiga bulan setelah keluarnya stiker itu, kami datang ke salah satu minimarket bersama pihak Radio ABC Australia dengan aktor kecil berseragam SMP. Lalu anak itu masuk dan membeli bir ternyata juga masih dilayani sama pegawainya,” ujar Fahira menceritakan pengalamannya.

Fahira menyampaikan jika GeNAM mempunyai banyak video, di mana banyak gerai (penjual Miras,red) yang masih melayani anak-anak berseragam sekolah saat mereka membeli bir.

“Seakan para penjual tidak mengindahkan aturan yang telah ditetapkan pemerintah,” tegas senator asal Jakarta itu.*

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:alkoholFahira IdrisGenamMinuman keras
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peter Casay dan Spirit Dakwah Pemuda
Tulisan selanjutnya Meski Hidup Susah, Warga Rohingya Bantu Korban Banjir Kelantan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?