Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kementerian KPDT dan Hidayatullah Tandatangani MOU Pembangunan Daerah Tertinggal

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 April 2015 15:52 3:52 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 April 2015 15:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kementerian PDT) RI memuji peran Hidayatullah dalam pembangunan di berbagai sektor khususnya di bidang pembangunan dan pemberdayaan desa.

Hal itu disampaikan Sekertaris Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Sesmen Kementerian PDT) RI, Dr. Ir. H. Muh. Nurdin, MT, saat berkunjung ke kantor PP Hidayatullah Jl Cipinang Cempedak I No. 14 Polonia, Jakarta Timur, belum lama ini (28/04/2015).

Dalam kunjungannya itu Sesmen diterima oleh Pengurus Pimpinan Pusat (PP) Hidayatullah. Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah pengurus PP Hidayatullah diantaranya Hasan Ibrahim, Abu A’la Abdullah, Naspi Arsyad, Tasyrif Amin, Wahyu Rahman, Asih Subagyo, dan Chairil Baits. Hadir pula perwakilan pengurus PP Syabab Hidayatullah.

Nurdin berharap, peran sentral Hidayatullah sebagai elemen organisasi masyarakat menjadi bagian yang terintegrasi dengan sistem pembangunan nasional. Hidayatullah yang memiliki jaringan luas secara nasional hingga ke desa-desa, menurut Nurdin, memiliki peran penting dalam pembangunan desa tertinggal.

Pada kesempatan tersebut Sesmen PDT Nurdin juga mensosialisasikan kebijakan pemerintah tentang pendampingan desa, transmigrasi, dan pembangunan daerah tertinggal.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia menyebutkan jumlah daerah tertinggal kini telah menyusut dari 184 menjadi 122 desa tertinggal seraya menabahkan, sekarang ada 74.000 desa yang membutuhkan pendamping desa dengan satu desa satu pendamping.

“Hidayatullah harus terus memantapkan perannya di sini apalagi kehadiran Hidayatullah telah hadir hingga pelosok nusantara dengan berbagai amal usaha seperti pondok pesantren, panti asuhan, dan pembinaan moral melalui pendidikan dan dakwah. Kerjasama yang sudah dilakukan juga perlu terus dikuatkan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua PP Hidayatullah Bidang Kerjasama Dalam dan Luar Negeri, Muhammad Naspi Arsyad, menekankan kerjasama Hidayatullah dengan pemerintah termasuk Kementerian KPDT akan terus ditingkatkan.

Kerjasama ini, imbuh Naspi, menunjukkan bahwa saling keterhubungan (connectivity) merupakan fitrah manusia sebagai mahluk sosial dengan kesepahaman bersama dalam rangka mengembangka desa-desa di nusantara semakin maju dan bertumbuh.

“Tidak saja produktif dan bertumbuh secara ekonomi, tapi juga bersenyawa dengan spiritualitas yang terus meningkat yang juga menjadi lahan kerja di Hidayatullah di bidang dakwah pencerahan,” ujar Naspi.

Naspi mengatakan, Hidayatullah sebagai organisasi yang concern pada pengembangan sumber daya manusia dengan fokus program dakwah dan pendidikan, berkomitmen mendukung program pengentasan desa tertinggal dan saat ini telah membuka Pusat Usaha Dan Edukasi Kewirausahaan Desa (Pusekdes) di berbagai wilayah.

“Alhamdulillah saat ini kita sudah membuka Pusekdes di 5 daerah di Indonesia dan secara konsisten melalukan pembinaan kewirausahaan kepada segenap warga dan masyarakat dengan dukungan KPDT,” ujar Naspi.

Kementerian KPDT dan Hidayatullah telah menandatangani nota kesepahaman bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama pengembangan dan pembangunan daerah tertinggal dalam bentuk membuka pusat-pusat kreatifitas, kerajinan, dan kewirausahaan. MoU tersebut ditantangani pada tahun 2000 di kantor Kementerian KPDT.

Naspi menambahkan, komitmen peningkatakan kerjasama antara Kementerian KPDT dan Hidayatullah akan mendorong pihaknya untuk terus melakukan terobosan kreatif dan kerja-kerja inovatif dalam rangka membangun desa tertinggal.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Protes Kematian Tahanan Kulit Hitam Merebak ke Berbagai Kota di Amerika
Tulisan selanjutnya Mengaku Bosan, Kartunis Charlie Hebdo Tidak akan Menggambar Nabi Muhammad Lagi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?