Hidayatullah.com– Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan yang selama ini disalurkan untuk para pengungsi di Suriah, jangan disalahpahami sebagai upaya untuk mendukung atau membantu ISIS.
“Mengenai bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Suriah yang jumlahnya jutaan ini jangan sampai disalahpahami sebagai upaya untuk mendukung ISIS,” kata Fadli saat menerima kunjungan perwakilan dari tim relawan Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS) di ruang kerjanya lantai 3 Gedung Nusantara III DPR RI, Jakarta, Rabu (17/06/2015).
Perwakilan dari tim relawan FIPS yang hadir saat itu di antaranya Abu Harist (Sekjen FIPS), Ahmad Michdan (Tim Pengacara Muslim), Mustofa Nahrawardaya (Muhammadiyah) dan Ubaidillah Salman (Ketua Dewan Syuro JITU). Sebagaimana diberitakan sebelumnya, para tim relawan FIPS itu berangkat ke perbatasan Turki dengan Suriah sejak 29 Mei- 03 Juni 2015 untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada para pengungsi di Suriah.
Fadli menegaskan bahwa apa yang telah dilakukan oleh tim relawan FIPS itu semata-mata adalah misi kemanusiaan yang dilakukan untuk memberikan bantuan kepada para pengungsi Suriah yang jumlahnya dua juta jiwa bahkan lebih dari itu.
“Misi ini bukanlah sebagaimana yang sering diblow up media dengan mengatakan bahwa bantuan untuk pengungsi Suriah selalu berkaitan dengan ISIS. Itu pemahaman yang salah, dan publik perlu tahu. Ini bentuk misi kemanusiaan yang universal dan saya rasa jika disampaikan ke publik, pasti mereka mendukung misi ini,” pungkas Fadli yang juga Politisi Gerindera.*