Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

KH Cholil Nafis: MUI Rekomendasi Supaya Dibentuk BPJS Kesehatan Sesuai Syariah

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Agustus 2015 19:24 7:24 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 Agustus 2015 19:24
Bagikan
Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, M. Cholil Nafis
Bagikan

Hidayatullah.com- Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis mengatakan bahwa ada beberapa hal yang berkenaan dengan keharaman dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan.

“Paling utama itu kita bisa lihat dari soal hukumnya, BPJS kesehatan sendiri hukumnya kita nyatakan tidak sesuai dengan hukum syariah,” kata Cholil saat dihubungi hidayatullah.com, Ahad (02/08/2015) pagi.

Karena itu, kata Cholil, dalam Ijtima’ Ulama ke-V di Tegal beberapa waktu yang lalu, MUI merekomendasi supaya dibentuk BPJS kesehatan yang sesuai dengan syariah.

“Alasannya apa? Pertama, karena di dalam BPJS ada jihalah (ketidaktahuan) orang-orang yang transaksi khususnya dari pihak nasabah (masyarakat) pada BPJS itu sendiri,” kata Cholil.

Kedua, lanjut Cholil, tidak tahu posisi akad BPJS itu apa, sebagai pengelola atau apa. Kalau akadnya sudah tidak jelas berarti jahalah itu berujung pada gharar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kalau seperti saya (PNS), yang sudah punya askes lebih dulu terus tiba-tiba dipindahkan ke BPJS, itu saya nggak diberitahu. Nah, sekarang akadnya apa kalau dipindah ke BPJS? Pengelola meskipun itu milik negara tetapi itu kan badan hukum yang lain,” papar Cholil.

“Kalau sejarahnya bagi saya orang yang merasa terlindungi, BPJS itu kan untung-untungan saja,” imbuhnya.

Ketiga, lanjut Cholil lagi, bahwa aspek pengelolaan BPJS yang sekarang karena tidak syariah.

“Ketika diinvestasikan umpamanya ke deposito content. Nah, itu bagi kami haram. Kalau bagi yang di syariah kan nggak boleh diinvestasikan di tempat lain selain yang syariah,” jelas Cholil.

Maka, Cholil menegaskan –tidak hanya soal agama–, siapapun orangnya tidak berhak untukuk mengomentari, apalagi memberikan keputusan apabila tidak memiliki keahlian (tidak mempunyai kapasitas ilmu,red).

“Bukan tidak layak, memang itu tidak boleh. Karena itu membikin kerusakan bagi yang lain,” tegasnya sambil mengutip perkataan dari Mustofa al-Ghawalayin, “Kalau sesuatu ituh diserahkan kepada yang bukan ahlinya maka akan rusak.”

“Ilmu apapun kalau bukan dari sumber ahlinya akan menghasilkan kerusakan-kerusakan,” pungkas Cholil.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badan Penyelenggara Jaminan SosialBPJSCholil NafisharamaKesehatanMUI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Calonkan Ketua Umum, Gus Idrus Ingin Kembalikan NU Dari Pengeroposan Akidah
Tulisan selanjutnya Polemik Sidang Pleno I Muktamar NU Berakhir, Mekanisme Ahwa Dihapus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Berita
29 Agustus 2026 19:05
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?