Hidayatullah.com–Forum Umat Islam (FUI) secara tegas menolak langkah Presiden Joko Widodo yang berencana atas nama negara meminta maaf kepada keluarga dan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).
“Jangan dibalik, seakan-akan PKI itu korban. Ulama-ulama di Madiun dan daerah-daerah banyak yang dibantai, dibunuh oleh PKI. Kitalah yang menjadi korban keganasan PKI,” kata Muhammad Al Khaththath, Sekretaris Jenderal FUI kepada wartawan, Jumat (14/8/2015) sore.
Menurut Al Khaththath, meski ini masih sebatas rencana, namun ini menjadi angin segar bagi pendukung PKI.
“Presiden Jokowi harus belajar dari pengalaman sejarah. Karena PKI itu tidak memandang kelompok. Mereka yang berseberangan dengan PKI akan disikat. Banser (Nahdlatul ulama) saja mereka melawan, apalagi kita,” jelas Al-Khaththath.*