Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ulama Betawi: Saya Tak Sanggup Melihat Kader PKI Menyiksa Para Jenderal di Lubang Buaya

Ahmad
Terakhir diupdate: 1 Oktober 2015 21:17 9:17 pm
Ahmad
Dipublikasikan 1 Oktober 2015 21:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Ulama dan sekaligus Tokoh Masyarakat Betawi KH. Cholil Ridwan menyebutkan, sudah jelas bahwa Partai Komunis Indonesia (PKI) melakukan pemberontakan atau makar merebut kekuasaan dengan menghalalkan segala cara, bahkan dilakukan sebelum Indonesia merdeka.

“PKI berontak bukan hanya tahun 1965, tetapi tahun 1926 sebelum negara ini merdeka, PKI sudah berontak. Dan tentunya ingin mendirikan negara komunis Indonesia,” kata Cholil saat menjadi pembicara dalam tabligh akbar sekaligus Ziarah dan Doa Memperingati Hari Pengkhianatan PKI terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Lubang Buaya, kompleks Monumen Pancasila Sakti, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (01/10/2015) sore.

Bahkan, Cholil menambahkan, dua tahun Indonesia baru merdeka, yaitu 1948-an, PKI melakukan pemberontakan secara keji dan tidak masuk akal di Madiun, yang kini dikenal dengan nama ‘Madiun Afair’ atau Peristiwa Madiun.

“Bukanlah partai komunis kalau tidak ada kemauan untuk memberontak dan merebut kekuasaan. Ini yang harus dicatat semua bangsa Indonesia,” ujar Cholil.

Cholil pun mengungkapkan jika dirinya tidak pernah sanggup membuka mata ketika sedang menonton film pemberontakan Gerakan 30 September PKI (G 30S/PKI) saat sesi-sesi tayangan penyiksaan yang dilakukan oleh kader-kader PKI terhadap para jenderal putra terbaik negara di tempat ini (Lubang Buaya).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Semalam saya melihat film pemberontakan G30S/PKI di markas besar Pemuda Islam Indonesia (PII) bersama dengan beberapa tokoh. Saya benar-benar tidak mampu untuk membuka mata,” tegas Cholil.

Lebih lanjut lagi, Cholil menyatakan bahwa PKI merekayasa adanya Dewan Jenderal. Di mana itu hanyalah akal-akalan PKI saja supaya mendapatkan legitimasi yang seolah-olah mereka (PKI) ingin menyelamatkan Soekarno dari gerakan yang ingin merebut kekuasaan dan mengatasnamakan Dewan Jenderal.

“Padahal itu semua adalah rekayasa dan kita bangga dengan para Jenderal sebagai patriot yang dimintai tanda tangan adanya Dewan Jenderal tetapi mereka lebih rela disiksa dan dibunuh, kemudian dimasukan ke dalam sumur Lubang Buaya daripada menandatangani surat yang disediakan oleh PKI tersebut,” demikian ungkapnya.

Oleh karena itu, Cholil mewakili umat Islam mengusulkan supaya film pemberontakan G30S/PKI selalu diputar pada tanggal 30 September.

“Kalau ada pejabat negara atau partai yang tidak setuju film G30S/PKI diputar, itu artinya bahwa dia adalah simpatisan PKI,” tegasnya disambut dengan pekikan takbir dari para hadirin.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:G30SPKIGerakan 30 September Partai Komunis Indonesiakebangkitan PKIPartai Komunis Indonesia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pertama Kalinya Bendera Palestina Berkibar di Markas Besar PBB
Tulisan selanjutnya Jika Jadi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump akan Pulangkan Pengungsi Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?