Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pimpinan MPR: Separatis Penyerang Polisi Papua Harusnya Disebut Teroris

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 14 Januari 2016 06:41 6:41 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 14 Januari 2016 06:41
Bagikan
Natalius Pigai OPM
[Ilustrasi] Gerakan OPM
Bagikan

Hidayatullah.com– Penghujung tahun lalu, Markas Polsek Sinak di Kabupaten Puncak, Papua, diserang oleh para teroris. Penyerangnya diduga adalah Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Serangan itu menewaskan tiga personel polisi dan sejumlah senjata dirampas. Namun, menurut Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), polisi sama sekali tidak menyebut para penyerang itu sebagai teroris.

“Sampai hari ini belum pernah ada pernyataan dari polisi bahwa mereka (OPM) adalah teroris, padahal jelas benar-benar teroris,” ujarnya kepada para wartawan termasuk hidayatullah.com di Jakarta, Senin, 1 Rabiuts Tsani 1437 H (11/01/2016).

HNW mengatakan, separatisme patut disebut sebagai terorisme. Sebab, gerakan ini jelas-jelas bertentangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan UUD 1945.

Politisi PKS tersebut menyampaikan itu terkait tuduhan terorisme yang kerap disematkan kepada gerakan atau ormas Islam.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Polisi, kata dia, keasyikan mempelototi pihak-pihak yang “disebut teroris”. Sementara yang benar-benar teroris, bahkan gerakan separatis, kata dia, malah tidak mendapatkan perhatian.

“Kemarin polisi mengamankan Natal dan Tahun Baru. Dan alhamdulillah tidak ada apapun. Tapi kemudian kantor polisi di Papua diserbu. Polisinya ada yang kemudian tewas, senjatanya diambil. Tapi yang nyerbu dari kelompok separatis ini tidak pernah disebut sebagai teroris,” ujarnya seakan mempertanyakan.

Kenapa Tak Disebut Teroris?

Sebelumnya, Kepala Kepolisian RI Badrodin Haiti memastikan, pelaku penyerangan Markas Polsek Sinak, Ahad (27/12/2015), sekitar pukul 20.45 WIT itu adalah OPM.

Menurutnya, aksi yang dilakukan OPM tak bisa dikaitkan dengan undang-undang terorisme. Sebab, ia menilai, konflik bersenjata di Papua adalah masalah politik, bukan agama.

“Kita kenakan kejahatan umum, seperti penembakan,” ujar Badrodin seperti dikutip cnnindonesia.com, Selasa (29/12/2015).

Pernyataan Kapolri senada dengan Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Irfan Idris. Diberitakan hidayatullah.com, Idris menyatakan, OPM tidak diberi label teroris karena tidak membawa-bawa agama dalam perjuangannya.

Di sisi lain ia menilai, apa yang dilakukan oleh OPM adalah tindakan yang mungkin saja melebihi teroris. Hal ini, katanya, karena pergerakan OPM ditangani oleh aparat-aparat khusus, bukan BNPT.

“Jelas mereka (OPM) itu teroris. Namun bedanya mereka tidak membawa-bawa agama dalam perjuangannya,” ujarnya. [Baca: BNPT: OPM Tak Bawa Nama Agama, Bukan Teroris]

Pemerhati kontra terorisme, Harits Abu Ulya, menilai, tampak sekali dalam isu terorisme saat ini, penindakan hukum menunjukkan puncak tertinggi menguapnya keadilan di Indonesia.

Direktur Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) ini mencontohkan sikap aparat terhadap para teroris OPM yang cenderung lembek. Tapi beda perlakuan terhadap para terduga teroris yang disematkan kepada kelompok ekstremis Islam, yang langsung ditindak bahkan sampai terjadi salah tangkap. [Baca: Direktur CIIA: Salah Tangkap, Bukti Tidak Profesional Densus 88]*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BNPTdensus 88Hidayat Nur Wahidkasus terorismeMPROPMPapua Merdeka
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Temuan Masjid Berusia Satu Abad: Bukti Islam Telah jadi Bagian Amerika [1]
Tulisan selanjutnya Temuan Masjid Berusia Satu Abad: Bukti Islam Telah jadi Bagian Amerika [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?