Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Wakil Ketua MPR: Tuduhan Teroris oleh Metro TV Bisa Timbulkan Terorisme

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 13 Januari 2016 15:27 3:27 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 13 Januari 2016 15:27
Bagikan
Hidayat Nur Wahid (kanan) dan Zaitu Rasmin saat jumpa pers di Jakarta.
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebagai pilar keempat dalam demokrasi, media massa dituntut menjaga kredibelitasnya dengan pemberitaan yang jujur dan terpercaya. Jika tidak, kepercayaan publik terhadap media massa dan demokrasi akan berkurang.

Hal itu berlaku pula dalam kasus pemberitaan Metro TV yang menyebut Wahdah Islamiyah sebagai jaringan terorisme. Demikian menurut Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), dalam jumpa pers di Jakarta, Senin, 1 Rabiuts Tsani 1437 H (11/01/2016).

“Kalau kemudian media… Metro TV tadi menghadirkan berita yang tidak bisa dipercaya dan bahkan menghadirkan fitnah, ini pada ujung akhirnya juga, nanti akan membuat orang akan mempertanyakan tentang kredibelitas daripada demokrasi,” ujarnya di depan para wartawan termasuk hidayatullah.com.

Dampak lebih jauhnya, menurutnya, bisa menumbuhkan bibit-bibit terorisme di tengah masyarakat. Sebab, ketika sudah tak mempercayai media massa dan demokrasi, masyarakat akan mempertanyakan kredibilitas kedua komponen itu.

Jadi, kata dia, jika masyarakat mengkhawatirkan berita-berita yang tidak berkualitas semacam tuduhan Metro TV itu, nanti bisa menumbuhsuburkan antipati terhadap demokrasi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Apa dampak berikutnya? Kalau orang tidak percaya dengan demokrasi, ini khawatirnya kemudian pilihannya adalah terorisme,” ujar politikus PKS ini.

Pada akhirnya, ia mewanti-wanti, masyarakat tersebut bisa memilih untuk lebih baik mendukung terorisme daripada demokrasi.

Karena itu, masih kata HNW, agar bisa dipercaya publik, Metro TV dan media massa lainnya mestinya melahirkan kredibelitas tinggi dan kejujuran dalam beritanya.

“Posisi kita adalah bukan teroris, anti teroris. Dan kita menolak segala bentuk terorisme, termasuk teror dari media sekalipun,” tambahnya.

Harusnya, kata dia, yang difokuskan media massa, bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, para penegak hukum, dan semua komponen, konsen menyadarkan masyarakat agar tidak menjadi teroris.

“Dan jangan memfitnah,” pesannya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hidayat Nur WahidMedia massametro TVMetro TV Dan Wahdah IslamiyahMPRwahdah islamiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Soal Izin Gereja Rehoboth, Kemenag Bandung: Kita Tidak Asal Rekomendasi
Tulisan selanjutnya Putra Amien Rais Minta BIN Beri Perhatian Khusus Gafatar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Berita
29 Agustus 2026 19:05
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?