Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

30 Persen Mahasiswa UGM dari Keluarga Tak Mampu

Ahmad
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2016 22:14 10:14 pm
Ahmad
Dipublikasikan 1 Agustus 2016 22:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Rona bahagia terpancar di wajah Mawardi (65). Kebahagiaan itu semakin mengharu biru tatkala Rektor Universitas Gajah Mada (UGM), Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D., menghampirinya menyerahkan sepeda onthel untuk anak sulungnya, Mutmainnah, yang diterima menjadi mahasiswa baru di UGM.

Pria yang bekerja menjadi sopir angkot panggilan ini pun langsung bersujud syukur, tak kuasa menahan haru dan tanpa terasa air mata menetes seketika itu juga. Tangis itu pecah karena teringat perjuangan panjangnya dalam menyekolahkan Mutmainnah masuk UGM yang akhirnya tercapai juga.

“Bisa kuliah di UGM memang sudah menjadi cita-cita anak saya sedari kecil. Alhamdulilah keinginannya itu bisa terwujud,” kata Mawardi saat Temu Orang Tua Mahasiswa Baru Universitas Gadjah Mada, Senin (01/08/2016) di Grha Sabha Pramana UGM seperti dikutip laman UGM.

Mawardi merasa senang sekaligus bangga anaknya  bisa melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Farmasi UGM. Meskipun besar dalam keluarga dengan kondisi finansial yang serba terbatas, putrinya memiliki tekad dan semangat yang tinggi untuk bisa menggapai pendidikan setinggi-tingginya.

Dia pun selalu mendukung kemauan putrinya itu. Walaupun penghasilannya dari menarik angkot hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga dengan tiga anak, dia tetap mengutamakan pendidikan untuk semua anak-anaknya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Semangat anak menggapai pendidikan cukup tinggi. Alhamdulilah anaknya tekun dalam belajar dan berprestasi,” cerita Mawardi dikutip laman UGM.

Dalam kesempatan itu, selain Mawardi ada empat orang lainnya yang menerima bantuan sepeda yaitu Permana Suskalanggeng, pemulung asal Pendowoharjo, Sleman, Jumadi, pedagang es tebu asal Pontianak, Mustofa, pedagang pakaian asal Denpasar, serta Ani Sugiarti, penjaga toko asal Wonosobo, Jawa Tengah.

Mereka merupakan perwakilan orang tua mahasiswa penerima beasiswa bidik misi UGM. Beasiswa bidik misi merupakan beasiswa yang diberikan oleh pemerintah kepada mahasiswa berpretasi dari keluarga kurang mampu.

Dihadapan Rektor UGM dan para orang tua lainnya, Permana Suskalanggeng mengaku senang mengetahui anaknya, Muhammad Wishka Al Hafiidh Suskalanggeng, berhasil diterima kuliah di Prodi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran UGM, bahkan gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun. Dia tidak menyangka anak seorang pemulung bisa masuk kuliah di UGM.

Permana berkisah sehari-hari dia bisa memulung sampah atau rongsokan dari satu desa ke desa lain di wilayah Sleman. Hasilnya tidak lebih dari Rp900 ribu yang hanya pas-pasan untuk membiayai hidup keluarganya dengan tiga anak.

“Semoga kelak anak saya bisa membantu sesama dan ikut membangun bangsa dan negara melalui bidang kesehatan,” harapnya.
Harapan serupa turut disampaikan oleh Ani Sugiarti ibu dari Tiffani Febriana yang berhasil diterima di Prodi Pariwisata Fakultas Ilmu Budaya, Jumadi orang tua dari Ridaha Wahyuningtyas yang diterima di prodi Ilmu Keperawatan FK, serta Mustofa orang tua Ahmad Fauzi yang masuk di prodi Ilmu Akuntansi FEB.

Ketiganya berharap anak-anaknya nantinya dapat menjalani kuliah dengan lancar. Selepas itu bisa berhasil dan sukses mewujudkan impian mereka serta dapat berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Rektor UGM mengatakan UGM sengaja mengundang kelima orang tua mahasiswa baru UGM yang berasal dari keluarga kurang mampu tersebut. Kehadiran mereka diharapkan mampu menginspirasi para orang tua mahasiswa lainnya untuk terus semangat mendukung putra-putrinya meraih pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.

Dwikorita menegaskan bahwa kendala ekonomi bukan menjadi penghalang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. “Semua bisa kuliah di UGM asal berprestasi,” kata Rektor.

Dwikorita menyampaikan bahwa UGM terbuka bagi semua kalangan, termasuk dari keluarga miskin. Bahkan, sekitar 70 persen mahasiswa UGM berasal dari kalangan menengah kebawah.

“Sekitar 30 persen mahasiswa UGM berasal dari keluarga kurang mampu. Sementara 40 persen sisanya adalah dari keluarga dengan perekonomian menengah,” paparnya.

UGM tidak mentoleransi mahasiswanya yang tidak bisa menyelesaikan kuliah karena alasan keterbatasan biaya. Dwikorita mengatakan bahwa UGM selalu mencari sumber-sumber beasiswa untuk membiayai kuliah bagi para mahasiswa yang memiliki keterbatasan finansial. Hingga saat ini UGM mengelola dana sekitar Rp200 miliar dari berbagai sumber untuk beasiswa bagi mahasiswa tidak mampu

“Jangan jadikan alasan tidak bisa selesai kuliahnya karena kurang biaya,” tandasnya.*

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:keluarga MiskinUGMUniversitas Gajah Mada
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jaklovers: Jakarta Lagi Sakit Butuh Sosok Risma
Tulisan selanjutnya Hafal 30 Juz, 30 Santri Aceh Dapat Beasiswa ke Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?