Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dalam 10 Tahun, 8.515 WNI Jadi Korban Perdagangan Manusia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Oktober 2016 06:11 6:11 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Oktober 2016 06:00
Bagikan
[Ilustrasi] Hentikan perdagangan manusia!
Bagikan

Hidayatullah.com– Data International Organization for Migration (IOM) dalam 10 tahun terakhir, terhitung sejak 2005-2010, menunjukkan, sebanyak 8.515 WNI menjadi korban perdagangan manusia atau human trafficking.

“Dari jumlah tersebut 70 persennya adalah wanita dan anak di bawah serta sisanya adalah pria dewasa,” ujar National Progam Coordinator IOM perwakilan Indonesia, Fitriana Nur kepada Antara di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (25/10/2016).

Menurut dia, 70 persen korban perdagangan manusia tersebut diberangkatkan ke Malaysia.

Sisanya ada yang ke negara di Timur Tengah, Jepang, bahkan ada juga yang dikirim ke Amerika Serikat. Ada pula korban perdagangan manusia antarprovinsi.

Ada beberapa faktor penyebab banyaknya WNI yang menjadi korban perdagangan manusia. Misalnya, minimnya lapangan pekerjaan, pengangguran, angka kemiskinan, pendidikan yang rendah, dan lain-lain.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Biasanya, pelaku human trafficking tersebut mencari korbannya yang berasal dari kalangan ekonomi lemah dan tidak memiliki pendidikan yang tinggi. Sehingga, korban mudah ditipu atau diiming-imingi pekerjaan yang nyaman dengan upah besar.

“Kasus ini ibarat gunung es, tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan lebih banyak lagi. Karena, harus diakui banyak korban yang tidak melaporkan kasus yang menimpanya baik ke kepolisian maupun intansi terkait,” tambahnya.

Fitriana mengatakan, pihaknya mendapatkan data tersebut yang merupakan hasil dari koordinasi dengan beberapa pihak. Seperti Kementerian Luar Negeri, Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), dan lain-lain.

IOM di sini berperan untuk memberikan pedampingan kepada para korban, seperti pemulangan, terapi kejiwaan hingga memperbaiki masalah sosial si korban.

“Tidak menutup kemungkinan, jumlah korban perdagangan manusia di Indonesia akan semakin banyak, jika masalah sosial khususnya ekonomi dan pendidikan tidak ada perubahan,” ujarnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:buruhekonomi bangsahuman traffickingInternational Organization for MigrationIOMkorbanperdagangan manusiaWNI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BMOIWI: Mendukung Pemimpin Muslim Dijamin Konstitusi
Tulisan selanjutnya Persatuan Ulama Muslim Dunia Peringatkan Pembersihan Etnis Sunni di Mosul Iraq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Berita
17 Oktober 2026 10:07
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?