Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Yayasan Haji Karim Oei, Menyatukan Islam dan Tionghoa

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 Oktober 2016 10:03 10:03 am
Ahmad
Dipublikasikan 27 Oktober 2016 08:30
Bagikan
Bedah buku "Rumah Bagi Muslim, Indonesia dan Keturunan Tionghoa" gelaran Yayasan Haji Karim Oei di Jakarta, Rabu (26/10/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Para sejarawan membuktikan, etnis Tionghoa juga memiliki peran yang signifikan dalam penyebaran Islam di Indonesia.

Namun sayangnya, kini kembali muncul kesan bahwa masyarakat Tionghoa di Indonesia adalah “orang lain”, sehingga kerap muncul jarak antara Islam dan Tionghoa.

Bahasan tersebut menjadi perbincangan dalam acara Bedah Buku Rumah Bagi Muslim, Indonesia, dan Keturunan Tionghoa yang digelar Yayasan Haji Karim Oei (YHKO) dan Dompet Dhuafa di Philanthropy Building, Jakarta, Rabu (26/10/2016).

Penyunting buku tersebut, Bambang Wiwoho mengatakan, Rumah Bagi Muslim, Indonesia, dan Keturunan Tionghoa berisi tentang kumpulan sejarah perjuangan YHKO dan Masjid Lautze, dari awal berdiri sampai saat sekarang.

Bambang menyebutkan, berdirinya YHKO bertujuan untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa melalui pembauran sosial, ekonomi, dan agama. [Baca juga: Etnis Tionghoa Berperan Signifikan Menyebarkan Islam di Indonesia]

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menguatkan Pribumi

Para pendiri YHKO, terangnya, meyakini, bahwa memperkuat kehidupan sosial ekonomi masyarakat pribumi, juga harus dilaksanakan secara sistematis dan keberpihakan yang nyata. Kuat tapi juga sehat.

“Karena pembauran baru berjalan kalau pribuminya kuat. Kalau pribumi kuat maka tidak ada kecemburuan,” ujar Bambang.

Sayangnya, kata dia, sentimen antara pribumi dan non-pribumi, terutama dengan etnis Tionghoa, akhir-akhir ini kembali meruncing.

Bambang menjelaskan, hal itu dikarenakan adanya dominasi dan kesenjangan yang kian melebar.

“Memprihatinkan, karena yang menikmati dan menguasai ekonomi serta sumber daya alam adalah orang yang dicirikan disebut ‘asing’ dan ‘aseng’, yang secara kebetulan dalam keyakinan beragama juga banyak berbeda dengan mayoritas penduduk Indonesia,” paparnya.

Untuk itulah, sambungnya, Pengurus YHKO berusaha memberikan sumbangsihnya untuk meredam gesekan antara Islam dan Tionghoa, (di antaranya) dengan menerbitkan buku tersebut.

“Sekaligus mensyukuri ulang tahun YHKO yang ke-25 pada 2016 ini,” pungkasnya.

Turut hadir pada kegiatan itu, Ridwan Saidi (budayawan Betawi), Helmi Yafie mewakili ayahnya Prof. KH. Ali Yafie (mantan Ketua MUI sekaligus Pembina YHKO), dan Marzuki Usman (pengamat ekonomi). [Baca juga: Ridwan Saidi: Pejabat Pemicu SARA Sadar Diri, Jangan Salahkan Mayoritas]*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bedah bukuCinaetnis tionghoaHilmi Ali YafieislamKH Ali YafieMasjid Lautzepenyebaran Islam di IndonesiasejarahsejarawanYayasan H. Karim OeiYHKO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Surat Cinta untuk Kaum Wanita, Bacalah!
Tulisan selanjutnya Trending Topic #IndonesiaKitaBermaksiat, Netizen Ajak Bertaubat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?