Hidayatullah.com–Hujan lebat yang turun pada Ahad (25/03/17) sejak pukul 14:00 hingga pukul 19:30 WITA menyebabkan sejumlah kelurahan di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) terendam banjir.
Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Bima, Intensitas hujan di Kota Bima hari ini memang diperkirakan sangat tinggi.
Menurut salah saru warga, Agus menyatakan banjir menggenangi hampir seluruh wilayah kelurahan yang ada di Kota Bima.
Kota Bima sendiri memiliki 38 kelurahan. Beberapa kelurahan yang mengalami banjir yg cukup parah sepereti kelurahan Penatoi, kelurahan Lewirato, kel Paruga, kelurahan Dara, kelurahan Penaraga, kelirahan Sadia,” katanya kepada hidayatullah.com.
Baca: Sekolah di Bima Rusak Parah karena Banjir, Bantuan Pendidikan Sangat Diperlukan
Agus juga menyatakan bahwa ketinggian air rata-rata mencapai 1 meter, lanjutnya. Sementara itu, banjir juga menggenangi sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Bima.
Meski tidak separah banjir pada akhir Desember lalu, Agus mengatakan bahwa banyak warga yang panik karena masih trauma dengan banjir bandang sebelumnya.
“Apalagi banjir mulai menggenangi pemukiman warga menjelang malam hari,” imbuh Agus.
Oleh karena itu, lanjutnya, warga memilih untuk melakukan evakuasi mandiri ke sejumlah tempat yang dianggap lebih aman, seperti lantai 2 masjid-masjid setempat.
“Demikian pula dengan harta benda sudah diamankan lebih dahulu ke tempat yang lebih tinggi termasuk kendaraan roda dua maupun roda empat diamankan di daerah yang lebih tinggi,” tukasnya.
Belum diketahui terkait adanya korban pada banjir kali ini dikarenakan belum ada laporan terkait hal itu.
Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tri Budi Pangastuti dikutip sebuah media lokal mengatakan, banjir bandang menerjang Kota Bima sekitar pukul 17.30 Wita hari Ahad, 26 Maret 2017 merendam ribuan rumah di 20 kelurahan.
“Sekitar 20 kelurahan terkena banjir dengan ketinggian rata-rata setengah meter,” ujarnya dikutip Suara NTB.*/Ali Muhtadin