Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Penyelesaian Krisis Rohingya, Pengamat: Perlu Ada Tekanan Kuat Negara Kunci

Ahmad
Terakhir diupdate: 8 September 2017 17:30 5:30 pm
Ahmad
Dipublikasikan 8 September 2017 17:30
Bagikan
Arya Sandhiyudha.
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengamat Politik Internasional Arya Sandhiyudha menilai, penyelesaian krisis Rohingya dapat dilakukan dengan melakukan tekanan yang kuat dari negara-negara kunci terhadap Myanmar.

“Kita harus lihat siapa yang menekan Myanmar, dari situ kita bisa lihat efektivitasnya,” ujarnya kepada hidayatullah.com Jakarta belum lama ini.

Menurutnya, negara kunci yang dimaksud salah satunya adalah Indonesia. Hal itu, sambung Arya, karena Indonesia mempunyai faktor determinan dalam posisi Myanmar di ASEAN dulu.

Baca: 8 Solusi Atasi Tragedi Rohingya Menurut Pakar

Ia menjelasan, sewaktu ada perdebatan apakah Myanmar layak masuk ASEAN atau tidak, Indonesia-lah yang meyakinkan negara-negara inti di ASEAN untuk menerima Myanmar.

Hanya saja, menurut Arya, Indonesia saat ini masih menggunakan “soft diplomacy” dan tetap menjaga hubungan dengan Myanmar karena tidak ingin jalur bantuan kemanusiaan ditutup.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Apakah sudah saatnya kita lebih keras lagi menekan Myanmar dengan risiko ditutup jalur kemanusiaannya tetapi dengan menggalang dukungan sikap internasional lebih kuat lagi,” imbuhnya.

Baca: Pertemuan Parlemen Dunia, Fahri Hamzah: Ini Momentum Selesaikan Masalah Rohingya

Direktur Madani Center for Development and International Studies (MaCDIS) ini melihat, banyak negara yang belum menekan Myanmar dengan kuat, padahal PBB sudah menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh militer Myanmar terhadap etnis Muslim Rohingya merupakan tindakan biadab.

“Jadi tekanan-tekanan itu harus lebih kuat dan lebih jelas lagi, terutama dari negara-negara kunci yang punya sejarah signifikan bagi eksistensi Myanmar, baik di kawasan maupun internasional,” tandasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:#PrayForRohingya#SaveRohingyaArya SandhiyudhaASEANbantuan kemanusiaan Rohingyadoa untuk Rohingyaetnis Rohingyagenosida RohingyaIndonesia-Myanmarjunta militer MyanmarKekerasan Rohingyakewarganegaraan Rohingyakrisis kemanusiaanmiliter Myanmarmyanmarpembersihan etnisPengamat Politik Internasionalpenindasan RohingyaRohingyasolusi Rohingyatragedi kemanusiaantragedi Rohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBB: Saudi ‘Harus Danai Semua Bantuan Kemanusiaan’ di Yaman
Tulisan selanjutnya Serukan Pembunuhan Semua Muslim di Inggris, Warga Wales Dibui

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Berita
29 Agustus 2026 19:05
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?