Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kopassus Bebaskan Sandera dari TPN-OPM, Ketua Komisi I: Alhamdulillah

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 19 November 2017 06:37 6:37 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 19 November 2017 06:37
Bagikan
Pasukan TNI bebaskan sandera di Papua.
Bagikan

Hidayatullah.com– Jumat (17/11/2017) lalu, sebanyak 13 orang dari Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat (Kopassus) dibantu pasukan Raider 751/30 bergerak cepat menguasai Kimberley. Kemudian berhasil membebaskan warga yang disandera oleh separatis Tentara Pembebasan Nasional – Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM).

Langkah cepat aparat keamanan itu mendapat apresiasi dari berbagai pihak termasuk DPR RI.

“Alhamdulillah, dan terima kasih kepada semua aparat yang bekerja siang-malam dalam operasi TNI-Polri yang  sudah berhasil selamatkan sandera sebanyak 344 orang dimana 23 di antaranya anak-anak,” ujar Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, kepada hidayatullah.com dalam siaran persnya kemarin.

Kharis menilai, penyanderaan 1.300 orang warga yang dilakukan oleh OPM di Kampung Kimbely dan Kampung Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, sudah mencederai kedaulatan NKRI.

Baca juga: 78 Menit Kopassus Berhasil Bebaskan Sandera dari TPN-OPM, TNI Diapresiasi

Ia menegaskan, meskipun sandera sudah dibebaskan, Tim Gabungan harus menangkap dan menyeret semua pelaku ke depan hukum.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sebab, tegasnya, setiap jengkal tanah NKRI ini harus aman dari setiap rongrongan kelompok macam separatis OPM itu.

“Jangan biarkan mereka kabur dan membuat kejahatan kembali di kemudian hari mencederai kedaulatan NKRI,” tegas Kharis.

 

Menurut anggota DPR dari Fraksi PKS ini, keberhasilan membebaskan sandera dengan tetap mengedepankan dialog dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia oleh satuan gabungan TNI-Polri ini, menjadi langkah besar komitmen Indonesia di mata dunia internasional, bahwa bangsa ini bisa melakukannya.

“Dunia internasional juga harus membuka mata dan melihat persoalan di Papua ini dengan lebih obyektif. Indonesia wabil khusus TNI dari  kejadian ini kita bisa buktikan pada dunia, kita jaga HAM, dan tetap menjaga keutuhan NKRI bersama,” tandas Kharis.

Di sisi lain, ia berharap semoga trauma yang dialami warga yang disandera bisa segera dipulihkan.

Ia mengatakan, setiap warga Indonesia dimanapun, termasuk di bumi tercinta Papua, punya hak yang sama, hak aman, dan kedamaian, terbebas dari rongrongan kejahatan yang dilakukan separatis OPM.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdul Kharis AlmasyhariDistrik TembagapuraDPR RIfreeportKabupaten MimikaKampung BantiKetua Komisi I DPR RIKimberleyKomando Pasukan Khusus TNI Angkatan DaratKopassusNKRIOPMOrganisasi Papua MerdekaRaider 751/30separatis PapuaTentara Nasional IndonesiaTentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua MerdekaterorismeTNITNI-Polri bebaskan sandera PapuaTPN-OPM
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ada yang Melihat ke Mana Perginya Kapal Selam Argentina?
Tulisan selanjutnya Haedar: Agar Tak Tendensius, Intoleransi dan Radikalisme Dicandra secara Objektif-Komprehensif

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?