Hidayatullah.com– Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya peran guru dalam menentukan masa depan bangsa Indonesia.
Hal itu disampaikan di hadapan 38 ribu guru dari seluruh Indonesia yang hadir saat memperingati Hari Guru Nasional sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-72, di Lapangan Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (02/12/2017).
“Guru tidak akan tergantikan untuk mengemban tugas profetik, menjalankan misi kemanusiaan, dan keberadaban dengan menggali, menyadarkan, dan mengajak serta menggerakan jiwa anak didik pada kebenaran dan kebaikan,” ujar Presiden.
Lebih lanjut, Presiden menyatakan, pendidikan merupakan jalan panjang sebuah bangsa dalam menghadapi tantangan membangun identitas, karakter, dan martabat negara Indonesia.
Baca: DPR Temukan Info 136 Guru Madrasah Tak Dapat Tunjangan ini
Oleh karena itu, Presiden mengajak seluruh guru untuk berbenah diri menghadapi persaingan dan tantangan di masa mendatang.
“Peringatan Hari Guru Nasional ini harus kita jadikan momentum untuk berbenah menyiapkan generasi muda yang tanggap dan tangguh,” ungkapnya.
Sesuai rilis Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Presiden juga menitipkan pesan kepada para guru untuk terus mendedikasikan pengabdiannya dalam mendidik generasi muda Indonesia.
Salah satunya adalah dengan memerdekakan jiwa anak didik dalam pembelajaran yang inklusif, sehingga terbuka ruang untuk munculnya kreativitas dan inovasi yang sangat dibutuhkan dalam era disrupsi saat ini.* Zulkarnain
Baca: Dirjen Pendidikan Islam: Guru Madrasah Harus Jadi Rujukan Masyarakat