Hidayatullah.com– Komisi III DPR RI mengadakan pertemuan tertutup dengan sejumlah perwakilan negara-negara Eropa membahas terkait RUU KUHP di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (05/02/2018).
Menurut Anggota Komisi III dari Fraksi PPP, Arsul Sani, para duta besar negara-negara Uni Eropa tersebut hanya ingin bertukar pandangan dengan Komisi III DPR yang sedang membahas Rancangan KUHP.
Namun, ia menegaskan, tidak ada tekanan kepada DPR terkait pembahasan RKUHP yang masih terus berlangsung tersebut.
“Karena memang DPR tidak akan bisa ditekan negara asing manapun,” ujarnya kepada hidayatullah.com, Selasa (06/02/2018).
Sebelumnya, sebanyak 25 nama perwakilan duta besar Uni Eropa diagendakan hadir dalam pertemuan tersebut.
Pembahasan RKUHP saat ini masih alot dikarenakan terdapat 14 isu krusial yang belum menemui kesepakatan. Di antaranya yang paling ramai adalah soal pasal pidana yang mengatur penyimpangan seksual sesama jenis atau lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).*