Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengadilan Tolak Ekstradisi Pemuda Autis Peretas Komputer Pemerintah AS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Februari 2018 09:12 9:12 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Februari 2018 09:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pemuda Inggris tersangka peretasan, hari Senin (5/2/2018), memenangkan banding perkara ekstradisinya ke Amerika Serikat.

Lauri Love, penderita sindrom Asperger, dituduh terlibat dalam aksi peretasan jaringan komputer lembaga-lembaga pemerintah Amerika Serikat, termasuk FBI dan Federal Reserve (bank sentral AS).

Court of Appeal menolak ekstradisi pemuda itu ke AS dengan alasan keputusan itu akan menjadi “opresif” karena kondisi fisik dan mentalnya.

“Keputusan ini sudah pasti mempengaruhi hidup saya. Alasan mengapa saya menjalani kesulitan ini adalah bukan hanya untuk menyelamatkan diri saya sendiri dari penculikan dan kurungan 99 tahun di sebuah negara yang bahkan belum pernah saya kunjungi, tetapi juga untuk membuat preseden yang mana hal seperti ini tidak akan terjadi kepada orang lain di masa mendatang,” kata Love kepada para reporter sesaat keluar dari gedung Court of Appeal di London, seperti dilansir Reuters.

“Jika ada tuduhan kriminalitas, maka itu akan diadili di sini, di Inggris,” imbuhnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Amerik Serikat menuding Lauri Love, 33, meretas sistem jaringan komputer di lembaga-lembaga pemerintahannya, termasuk FBI dan Federal Reserve pada tahun 2012 dan 2013. Pihak AS mengklaim aksi yang dilakukan Love itu menimbulkan kerusakan miliaran dolar.

Dituduh melakukan berbagai pelanggaran dalam tiga gugatan di Amerika Serikat, Love terancam hukuman penjara seumur hidup di negeri paman Sam itu jika dinyatakan bersalah, sebuah keadaan –seperti pernah dikatakannya– yang akan membuatnya memutuskan bunuh diri.

Para pengacara Love, yang juga mengidap eksim parah akibat depresi dan stres berlebihan, mengatakan bahwa kliennya tidak berusaha mengelak dari hukum, dan siap menghadapi persidangan di Inggris.

Organisasi peduli HAM di Inggris, Liberty, termasuk yang menyambut baik keputusan pengadilan yang tidak mengizinkan ekstradisi Love ke Amerika Serikat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Didatangi Para Dubes Uni Eropa, DPR Dinilai Tak Bisa Ditekan Asing
Tulisan selanjutnya FUUI Apresiasi Kinerja JITU

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Berita
27 Agustus 2026 12:13
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?