Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Heru Susetyo: Indonesia Kurang Pendekatan Advokasi Soal Rohingya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 September 2018 09:59 9:59 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 September 2018 10:00
Bagikan
Pakar Hukum Universitas Indonesia, Heru Susetyo
Bagikan

Hidayatullah.com– Pendiri Pusat Informasi dan Advokasi Rohingya-Arakan (PIARA), Heru Susetyo Ph.D, menilai tidak ada yang baru dari laporan awal Dewan HAM PBB tentang Myanmar yang belum lama ini dirilis. Sudah lama, kata Heru, di Myanmar terjadi genosida atau crimes against humanity.

“Masalahnya laporan itu di-follow up-i (tindak lanjuti) atau tidak? Dan melahirkan tindakan hukum tidak kepada rezim militer Myanmar? Tunduk tidak pemerintah Myanmar terhadap laporan itu?” ungkapnya mempertanyakan kepada hidayatullah.com, Senin (03/09/2018).

Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini tidak optimistis pemerintah Myanmar akan menindaklanjuti laporan itu. Sebab rezimnya belum berganti.

Baca: Indonesia Perlu Kawal Terus Temuan PBB soal Genosida Rohingya

“Walaupun sekarang pemerintahan sipil, cuma otaknya masih militer,” kata Heru. “Aung San Suu Kyi juga tidak tegas. Dia main di dua kaki. Walaupun dia aktivis HAM, tapi dia tidak ingin kehilangan pengaruh di sebagian besar masyarakat Burma. (Laporan awal Dewan HAM PBB) ini jadi hanya sekadar rekomendasi.”

Kecuali, kata Heru melanjutkan, pemimpin negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Rusia mengambil inisiatif untuk mengatasi masalah ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kalau tidak, maka menurutnya, kejahatan di Myanmar akan tetap lestari.

Baca: KBRI Myanmar Dukung Relawan Indonesia Bantu Pengungsi Rohingya di Rakhine

Pemerintah Indonesia, kata dia, juga jangan terlalu pragmatis dalam membantu penyelesaian masalah ini. Dibanding Indonesia, Malaysia menurutnya lebih tegas.

Dia berpendapat, pemerintah Indonesia tidak cukup menggunakan pendekatan “empat sehat lima sempurna” seperti dialog, membantu di bidang kesehatan, dan pendidikan.

“Itu perlu, tapi itu hanya mampu mengatasi masalah sejenak. Namun untuk masalah hak-hak asasi mereka yang belum pulih, ketidakadilan, harus ada pendekatan advokasi juga. Ini yang kurang,” kata dia.* Andi

Baca: Pertemuan DPR RI-Dubes Bangladesh, Dorong Indonesia Lebih Tegas Bela Rohingya

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:advokasiAung San Suu KyiDewan HAM PBBgenosidagenosida RohingyaHAMHeru SusetyoindonesiaIndonesia-Myanmarkrisis RohingyamyanmarpiaraPusat Informasi dan Advokasi Rohingya ArakanRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketum DPP Hidayatullah Bertemu HRS, Bahas Soal Ijtima
Tulisan selanjutnya Jaksa Menuntut Syeikh Salman al Audah Hukuman Mati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?