Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

KWPSI Ajak Masyarakat Terus Suarakan Pembelaan atas Muslim Uighur

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 22 Desember 2018 20:15 8:15 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 22 Desember 2018 20:15
Bagikan
Aksi Bela Uighur depan Kedubes China di Jakarta, Jumat (21/12/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) ikut prihatin atas dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dihadapi etnis Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang, China.

Juru Bicara KWPSI Sulaiman Muhammad mendesak Pemerintah China untuk membuka akses bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menyelidiki dugaan pelanggaran HAM yang telah dilakukan oleh pemerintahan Xi Jinping.

“Prihatin saja memang tidak cukup. Kita berharap, kalau memang tidak ada pelanggaran HAM di sana, Pemerintah China harus berani membuka akses ke kamp – kamp konsentrasi yang berada di daerah otonom tersebut,” pinta Sulaiman Muhammad, Jumat (21/12/2018) dalam rilisnya diterima hidayatullah.com, Sabtu (22/12/2018).

Kalau tidak, maka kecurigaan dunia internasional dan umat Islam di seluruh dunia bahwa memang telah terjadi pelanggaran HAM berat terhadap Muslim Uighur di Xinjiang makin beralasan. Apalagi sejumlah mantan penghuni kamp yang saat ini berada di luar China mulai berani menyampaikan pengalaman mengerikan mereka saat berada di kamp yang menurut Amnesty International lebih mirip kamp konsentrasi zaman perang. Tidak mirip sebagai tempat pendidikan dan pelatihan sebagaimana disampaikan Pemerintah China.

Di samping itu, Sulaiman juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia, khususnya di Provinsi Aceh untuk terus menyuarakan pembelaan terhadap Muslim Uighur, seperti halnya aksi solidaritas bersama yang telah dilaksanakan Jumat, 21 Desember 2019 berbagai daerah di tanah air.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“KWPSI berharap Pemerintah China untuk segera menyudahi tindakan diskriminatif terhadap umat Muslim di Xinjiang. Berikan kebebasan kepada etnis Uighur dalam menjalankan agamanya. Bebaskan mereka dari kamp – kamp konsentrasi,” ujarnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaKaukus Wartawan Peduli Syariat IslamKWPSIMuslim Uighurpenindasan uighuruighurxinjiang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Untuk Siapakah HAM Hadir?
Tulisan selanjutnya Lieus Sungkharisma: Mestinya Jokowi Marah atas Kejadian di Uighur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?