Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Klarifikasi Taiwan soal Dugaan Kerja Paksa Mahasiswa Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Januari 2019 06:35 6:35 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Januari 2019 06:35
Bagikan
[Ilustrasi] Bendera Taiwan.
Bagikan
Hidayatullah.com– Pemerintah Republik China (Taiwan), melalui Taipei Economic and Trade Office (TETO), membantah ada kerja paksa yang melibatkan mahasiswa Indonesia di Taiwan. Taiwan menyampaikan klarifikasinya soal kasus itu baru-baru ini.

Kepala TETO John Chen mengatakan, pejabat senior dari Kementerian Pendidikan Taiwan sudah melakukan penyelidikan dugaan kasus kerja paksa yang melibatkan mahasiswa kelas khusus kerja sama industri-universitas.

“Pengaturan magang di luar kampus sudah sesuai dengan ketentuan undang-undang ketenagakerjaan di Taiwan,” jelas Chen dalam konferensi pers di Jakarta, pekan kemarin lansir Anadolu (04/01/2019).

Baca: Diancam China, Presiden Taiwan Minta Dukungan Internasional

Pejabat senior tersebut menurut dia, sudah mewawancara mahasiswa Indonesia dari Universitas Sains dan Teknologi Hsing Wu.

Mahasiswa tersebut ditawari untuk pindah ke universitas lain apabila keberatan dengan aturan di Universitas Hsing Wu, namun mereka memilih tetap di universitas tersebut.

Chen menjelaskan program kelas khusus kerja sama industri-universitas memang dikhususkan untuk mahasiswa kurang mampu asal Indonesia untuk kuliah sambil bekerja.

Pada tahun pertama kuliah, mahasiswa diperbolehkan untuk mengambil kerja paruh waktu selama maksimal 20 jam dengan perhitungan 2,5 hari kali 8 jam kerja.

Baca: Tanggapan PPI Taiwan soal Dugaan Mahasiswa Jadi Korban Kerja Paksa

Mahasiswa juga akan mendapatkan beasiswa sebesar USD3.000 hanya pada tahun pertama.

Kemudian pada tahun kedua, mahasiswa diwajibkan mengambil program magang selama 20 jam dan kerja paruh waktu selama 20 jam dalam seminggu sehingga dalam seminggu mahasiswa akan bekerja selama maksimal 40 jam.

“Perhitungannya adalah 4 hari kerja, 2 hari kuliah, dan 2 hari libur,” urai Chen.

Chen menjelaskan untuk kerja paruh waktu merupakan hak mahasiswa.

Mahasiswa boleh tidak mengambil hak untuk kerja paruh waktu dengan konsekuensi penghasilannya berkurang, kata dia.

Baca: Kata Kemlu soal Mahasiswa diduga Korban Kerja Paksa di Taiwan

Para mahasiswa yang bekerja menurut Chen, juga harus dilengkapi asuransi kesehatan, mendapatkan bayaran yang sesuai, mendapatkan bayaran dua kali lipat bila lembur, dan biaya transportasi dari dan ke universitas yang diatur oleh otoritas universitas.

Chen mengatakan mahasiswa magang juga akan menerima gaji sesuai standar gaji minimum di Taiwan sekitar USD750.

Selain itu, kata dia, pada program magang mahasiswa juga akan mendapatkan Satuan Kredit Semester (SKS) karena apa yang mahasiswa kerjakan sesuai dengan yang dipelajari di universitas.

Pemilihan tempat kerja untuk magang dan paruh waktu menurut Chen, sudah berdasarkan hasil penyaringan dari pemerintah Taiwan.

Baca: 300 Mahasiswa Indonesia diduga Korban Kerja Paksa di Taiwan

Meski begitu, Chen memastikan apabila ditemukan praktik magang ilegal yang melibatkan mahasiswa program ini, maka pemerintah Taiwan akan menghilangkan hak universitas untuk berpartisipasi dalam program internasional kerja sama industri-universitas.

“Setiap universitas yang terlibat dalam aktivitas magang ilegal akan dituntut,” tegas Chen.

Chen juga mengatakan program ini bertujuan untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia Indonesia khususnya di bidang teknologi. Karena selain kuliah, mahasiswa juga mendapatkan ilmu praktik langsung di tempat kerja.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinakerja paksa di Taiwankerja rodimahasiswa IndonesiaPPI TaiwanRepublik ChinaromusaTaipeiTaipei Economic and Trade OfficeTaiwanTETO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Populasi China Diperkirakan Mencapai Puncaknya 1,44 Miliar Pada Tahun 2029
Tulisan selanjutnya Warga Sudan Berunjuk Rasa Menuntut Presiden Omar Al-Bashir Mundur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?