Hidayatullah.com– Daripada sibuk mengurusi rencana pemindahan ibu kota negara, pemerintah dinilai lebih baik saat ini fokus pada penyelesaian permasalahan terkait Papua.
Anggota Komisi I DPR RI yang juga Sekretaris Fraksi PKS, Sukamta, meminta pemerintah agar menghentikan sejenak isu pemindahan ibu kota dan fokus menyelesaikan terlebih dahulu persoalan Papua.
“Pemindahan ibu kota itu penting, tapi persoalan Papua lebih penting untuk diselesaikan terlebih dahulu. Jangan sampai perhatian kita teralihkan oleh hal-hal yang tidak begitu mendesak,” ungkapnya, Kamis (29/08/2019).
Baca: Komunitas Warteg Tolak Pemindahan Ibu Kota: Ekonomi Belum Stabil
Anggota DPR RI asal Yogyakarta ini menilai, pemerintah perlu segera membuat langkah yang lebih substantif dan cermat untuk menyelesaikan permasalahan Papua.
Disebutkan, berdasarkan laporan beberapa riset di Papua, persepsi sebagian besar responden warga Papua merasa mendapat perlakuan tidak adil serta merasa dipinggirkan akibat hadirnya pendatang.
Padahal, kata Sukamta, Presiden Joko Widodo sudah 13 kali mengunjungi Papua dan pemerintah mengklaim membangun banyak infrastruktur di Papua.
Baca: DPR: Perlu Langkah Lebih Substantif & Cermat Soal Papua
Presiden Jokowi telah mengumumkan sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai ibu kota negara Republik Indonesia yang baru. Pengumuman itu disampaikan Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/08/2019).
Sebelumnya, ekonom senior, Emil Salim, turut mempertanyakan urgensi pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan. Apalagi, dana yang dibutuhkan dana sebanyak Rp 466 triliun.
Menurut Emil Salim, dana tersebut tidak sedikit. Ia pun meminta DPR agar bisa menggalang diskusi publik agar semua pihak bisa melihat urgensi pemindahan ibu kota negara.*