Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sandi Paparkan Tips Berbisnis di Era Revolusi Industri 4.0

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 15 November 2019 13:07 1:07 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 15 November 2019 13:07
Bagikan
Sandiaga Uno pada forum Mentoring Busines Usaha, Muktamar PII di Yogyakarta.
Bagikan

Hidayatullah.com– Konglomerat Indonesia Sandiaga Uno mengatakan bawah revolusi industri 4.0 datang untuk membawa berkah bagi pengusaha Indonesia. Ia pun memaparkan tips berbisnis di era ini.

Menurut mantan calon wapres pendamping Prabowo Subianto ini, agar bisa berhasil dalam berusaha, tidak ada pilihan lain kecuali harus fokus, menjalin networking atau perbanyak silaturahim, melakukan improvisasi dengan teknologi terkini, dan just do it (lakukan saja).

Sandi mencontohkan, anak buahnya, Michael Juwita, setelah berpisah dengan Saratoga Group, dia fokus mengembangkan usaha di bidang energi baru dan terbarukan seperti pembangkit listrik dan tenaga surya. Michael berhasil dalam tempo 3 tahun aset bisnisnya sudah mencapai Rp 75 triliun.

Sandi juga mengatakan, kaum milenial Indonesia kini banyak yang sukses dengan memanfaatkan teknologi 4.0. Milenial itu suka yang cheaper (murah), better (kualitas bagus), faster (serba cepat), dan tidak ingkar janji.

Para start up kaum milenial ini, kata Sandi, meski usahanya masih tergolong UMKM, namun omsetnya sudah milyaran karena memanfaatkan teknologi 4.0 seperti automation (teknologi digital marketing).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sandi menjelaskan, saat ini pertumbuhan industri Indonesia turun atau mengarah kepada deindustrialisasi dengan angka di bawah 20 % dari PDB. Jika Indonesia tidak menerapkan teknologi 4.0, maka akan kehilangan 23 Juta lapangan kerja. Namun jika menerapkan 4.0, maka akan mendapatkan 27-46 juta lapangan kerja baru.

“Jadi, 4.0 bisa membantu pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja baru,” paparnya di Hotel Grand Keisha, Yogyakarta, kepada para peserta Mentoring Busines Usaha yang kebanyakan dari Keluarga Besar PII sebagaimana rilis diterima hidayatullah.com, Jumat (15/11/2019).

Sandi berbagi pengalaman bagaimana para pengusaha muda bisa bertahan di era disrupsi revolusi industri 4.0 yang sedang melanda Indonesia itu pada forum Mentoring Busines Usaha. Forum ini rangkaian kegiatan Muktamar Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KBPII), Kamis (14/11/2019).

Menurut Sandi, apapun bisnisnya, pengusaha harus berani melakukan improvisasi teknologi jika ingin bertahan dan berhasil. Ia mencontohkan, bos Alibaba.com, itu gaptek, tapi dia bergaul dengan pakar IT dan mengajak mereka mengembangkan bisnisnya.

Sebaliknya, kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Blackberry kini mati justru karena mengabaikan teknologi berbasis Android.

Pola-pola bisnis memang banyak berubah di era revolusi 4.0. Sandi mencontohkan, dulu yang mahal itu belanja iklan, kini belanja iklan bisa ditekan dengan memanfaatkan digital marketing.

Dulu katanya orang beli produk karena kekuatan iklan, kini orang pakai produk karena adanya testimoni dari para influencer. Karena itu, Sandi mengajak pengusaha untuk manfaatkan testimonial dari para tokoh agar suatu produk bisa dibeli konsumen.

Sandi meyakinkan para peserta bahwa ke depan yang banyak akan tumbuh adalah usaha-usaha UKM. Investasi yang tumbuh akan banyak yang investasi kecil-kecil, yaitu di bawah 50 ribu dolar.

“Penelitian saya mencatat potensi UKM ini sebesar 41 persen angkanya,” sebutnya.

Sehingga, Sandi menekankan para pengusaha agar terus melakukan improvisasi teknologi, meningkatkan terus SDM, senantiasa berinovasi dengan pasar yang terus berubah cepat, dan memperbanyak silarutahim. “Ingat, enterpreneur itu bukan profesi tapi mindset,” pungkasnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bisnisEnterpreneurpengusahaPIIrevolusi industri 4.0Sandiaga Uno
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Angin Kencang Terjang Ribuan Rumah di Jatim, BPBD Minta Waspada
Tulisan selanjutnya Pakar: Bangun Pendidikan Karakter Harus Mempertahankan Nur Allah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat

Berita
12 Juli 2026 17:41
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?