Hidayatullah.com– Hingga Senin (02/12/2019) pagi ini, massa Reuni 212 terus berdatangan ke lokasi aksi di lapangan Monas, Jakarta Pusat. Bakda subuh, dilakukan pembacaan doa secara berjamaah.
Sementara itu sebelumnya, pada Senin dinihari, shaf shalat dan arah kiblat jamaah Reuni 212 diperhatikan betul.
Belajar dari aksi massa sebelumnya, panitia reuni alumni Aksi 212 kini meminta untuk saat pelaksanaan shalat tahajud para perempuan, walaupun mendapatkan undangan VVIP dari panitia, untuk shalat di barisan perempuan lainya yang berada di bawah panggung.
Baca: Reuni 212 untuk Merekatkan Persatuan Bangsa dan Ukhuwah Islamiyah
Selain mengimbau untuk tidak bercampurnya shalat antara laki laki dan perempuan, pihak panitia Reuni 212 juga mengimbau kepada para peserta memerhatikan arah kiblat shalat dikarenakan arah panggung tidaklah sejajar dengan kiblat.
“Mohon diperhatikan arah kiblat, walaupun kita banyak dan bisa saja shalat berjauhan dengan imam. Tetap mengutamakan arah kiblat, karena arah kiblat menentukan sah tidaknya shalat kita,” ucap salah seorang panitia Reuni 212 mengimbau dari pengeras suara pantauan hidayatullah.com langsung di Monas.
Baca: Reuni 212 Dimulai dengan Shalat Tahajud di Lapangan Monas
Selain shalat tahajud bersama yang dipimpin imam Palestina, rangkaian acara 212 dijadwalkan dihadiri Gubernur DKI Anies Baswedan. Diperkirakan Reuni 212 akan dihadiri massa yang melimpah.
Selain itu, disebutkan bahwa Reuni 212 adalah momentum untuk menuntut Sukmawati Soekarnoputri yang dinilai menghina Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam beberapa waktu lalu. Dalam Reuni 212 juga diangkat tuntutan agar Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab bisa dipermudah kepulangannya ke Indonesia sebagai hak dia selaku warga negara Indonesia.* Abdul Mansur J