Hidayatullah.com– Menjelang bulan Ramadhan tahun 1439 H ini, rentetan aksi kekerasan, kerusuhan, dan serangan bom terjadi di beberapa daerah, seperti Jakarta, Surabaya, dan Riau.
Tidak sampai sepekan, penangkapan dan penyergapan oleh aparat terhadap orang orang yang diduga ikut terlibat dalam aksi terorisme tersebut juga terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.
Akibat ulah segelintir orang tersebut, saat ini mulai muncul apa yang biasa disebut Islamophobia di tanah air.
Wanita bercadar, pria berjanggut dan yang memakai celana di atas mata kaki, kembali mendapat stigma negatif dari masyarakat. Mereka dituding orang yang bisa kapan saja menebar teror.
Melihat fenomena tersebut, Komunitas Gerak Bareng (Gerak Bareng Community/GBC) menggadakan aksi dengan menutup mata di jalan dengan membawa poster bertuliskan “PELUK SAYA JIKA ANDA MERASA AMAN Dengan Keberadaan Saya”.
Baca: Menag Ajak Masyarakat Menghormati Muslimah Bercadar ataupun Tidak
Aksi ini akan digelar di pusat-pusat keramaian di sejumlah kota di Indonesia. GBC membutuhkan dukungan masyarakat untuk aksi ini, bahwa Islam bukan ajaran terorisme.
Founder Komunitas Gerak Bareng, Ahmad Zaki, mengatakan, gerakan ini spontan dilakukan tanpa mengaitkan dengan partai politik tertentu dan ormas Islam tertentu.
“Maksud aksi ini tidak lain untuk menghilangkan kemungkinan ketakutan masyarakat terhadap simbol-simbol syariah Islam, seperti wanita bercadar, pria berjanggut dan yang memakai celana di atas mata kaki,” kata Zaki kepada hidayatullah.com, baru-baru ini.
Ajakan aksi damai ini, lanjut Zaki, direspons baik oleh pemuda, relawan Muslim jaringan GBC yang ada di beberapa daerah Indonesia.
“Ajakan melalui media sosial saja,” katanya.
“Alhamdulillah sudah dilakukan di Jakarta (pekan) kemarin,” ucap pria yang juga salah satu pendiri Komunitas Punk Muslim ini.
Baca: Viral: Eksperimen Sosial, Masyarakat Berbondong-bondong Peluk Muslimah Bercadar
Seperti gambar dan video yang dikirimkan ke redaksi media ini, terlihat aksi ini dilakukan di sebuah kafe di pinggir jalan daerah Jakarta Selatan. Terlihat dua orang wanita bercadar memegang poster bertuliskan “PELUK SAYA JIKA ANDA MERASA AMAN DENGAN Keberadaan Saya”.
Sementara itu di sebelah juga terlihat seorang pria membawa poster bertuliskan “Jika Anda Lelaki Peluk Saya”.
Dalam agendanya, aksi serupa dilakukan di sejumlah daerah, seperti Lampung.*