Hidayatullah.com– Setelah melakukan penutupan dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, pemerintah akan kembali membuka semua moda transportasi mulai Kamis (07/03/2020), menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang baru-baru ini dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Menurut Menhub, kebijakan itu adalah salah satu penjabaran dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 Hijriah dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.
“Intinya penjabaran artinya dimungkinkan semua moda angkutan udara, kereta api, laut, bus kembali beroperasi dengan catatan harus menaati protokol kesehatan,” sebutnya dalam Rapat Kerja virtual dengan Komisi V DPR di Jakarta, Rabu (06/05/2020) kutip Antaranews.com.
Mengenai kriterianya, menurut Menhub, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) saat ini sedang merumuskannya. Katanya BNPB akan memberikan kriteria-kriteria tertentu.
“BNBP berkoordinasi dengan Kemenkes untuk bisa menentukan (kriteria) dan itu bisa dilakukan. Rencananya operasinya mulai besok dengan orang-orang khusus,” sebutnya.
Menhub menyebut, di antara kriteria yang diperbolehkan untuk bepergian yaitu untuk kepentingan tugas negara atau kepemerintahan bagi para pejabat negara dan anggota DPR.
“Jadi beruntunglah bapak-bapak jadi anggota DPR mendapatkan ini, termasuk kami boleh melakukan perjalanan sejauh tugas negara. Saya enggak boleh ke Palembang kalau mudik, tapi saya boleh ke Palembang kalau melihat LRT. Karena itu kita juga tidak mau ada suatu penyalahgunaan,” sebutnya.
Menurutnya, semua pihak harus konsisten dengan peraturan yang ada bahwa mudik tetap dilarang, tapi logistik harus berjalan.
“Konsistensi ini harus dijaga, kekompakan ini harus dijaga, jangan sampai ada pihak-pihak yang berusaha ‘against’ (melawan) untuk popularitas, sehingga mengganggu ‘policy’ (kebijakan),” sebutnya.
Menhub mengaku akan kembali merumuskan mekanisme untuk operasional seluruh moda dengan para direktur jenderal Kemenhub.
“Secara maraton,” katanya, menyebut agendanya jam 1 siang ini dengan Dirjen Udara.
“Besok pagi dengan tiga dirjen, kereta, darat dan laut, agar penjabaran dan detail-detail itu akan disampaikan kepada khalayak,” sebutnya.*