Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Presiden Pernah Minta Muhammadiyah Bantu Memberantas Mafia

Bambang S
Terakhir diupdate: 27 Mei 2020 08:48 8:48 am
Bambang S
Dipublikasikan 27 Mei 2020 08:48
Bagikan
Din Syamsuddin (kanan) pada acara penunjukan dirinya sebagai Utusan Khusus Presiden dalam bidang dialog dan kerja sama antaragama serta peradaban oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/10/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com- Presiden Joko Widodo pernah minta tolong Muhammadiyah untuk membantu memberantas mafia. Permintaan itu disampaikan presiden kepada pimpinan Muhammadiyah di Istana, Jakarta.

“Kami waktu itu sedang bersilaturahmi pada Presiden,” kata tokoh Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin yang membawa rombongan pimpinan Muhammadiyah tersebut.

Din menyampaikan cerita di atas ketika diwawancarai Refly Harun melalui chanel pribadi Refly beberapa waktu lalu.

Ada banyak mafia. Presiden, kata Din, menyebut ada belasan. “Ada mafia beras, daging dan bahkan mafia pendidikan,” kata Din yang memimpin Muhammadiyah dua periode.

Din pun menyanggupi permintaan tersebut. “Kami siap. Namun apa yang terjadi, mafia makin merajalela. Ini merusak tata kelola pemerintahan yang baik,” katanya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut Din, hal tersebut terjadi karena ada ketidaksungguhan pemerintah menghadapi oligarki dan kleptokrasi.

Oligarki adalah bentuk pemerintahan yang kekuasaan politiknya secara efektif dipegang oleh kelompok elit kecil.

Sedangkan kleptokrasi adalah bentuk pemerintahan yang kekuasaannya secara efektif dipengaruhi orang-orang kaya.

Menurut Din, Jokowi sebenarnya orang baik. Pada suatu kesempatan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat ini pernah bilang langsung pada Jokowi, “Bapak ini orang baik. Tapi saya lihat Bapak tidak bisa mengatasi orang-orang di sekitar yang berniat buruk.” Apa jawaban Jokowi, “Beliau diam saja,” ujar Din.

Lebih jauh lagi, Guru Besar Ilmu Politik di UIN Jakarta ini menilai pemerintah sekarang sudah menyimpang dari Pancasila. “Misalnya sistem politik kita, diukur dengan sila keempat, hasilnya jauh panggang dari api. Demikian juga dengan sistem ekonomi, diukur dengan sila kelima hasilnya jauh panggang dari api,” katanya.

Jadi, Din menegaskan, masalah terbesar bangsa ini adalah penyimpangan dan penyelewengan dari Pancasila. “Pancasila hanya retorika,” katanya.

Apakah rezim sekarang masih bisa diharapkan?

Tentu saja. Tetapi Din memberi catatan, asal memiliki kesadaran kembali kepada Pancasila sebagai kiblat bangsa. Ia juga meminta partai politik punya kesadaran tinggi bahwa partai itu alat demokrasi untuk mensejahterakan rakyat.

Din yang pernah ditunjuk Jokowi menjadi utusan khusus dialog antar agama ini juga mengajak semua elemen bangsa yang cintai damai dan keadilan untuk bergabung dengan koalisi kebijaksanaan untuk bersama-sama meluruskan kiblat bangsa.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Din SyamsuddinJokowikleptokrasimafiaMuhammadiyaholigarkipolitikPresiden Jokowi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tempat Minum Rasulullah ﷺ
Tulisan selanjutnya Arab Saudi akan Akhiri Jam Malam pada 21 Juni, kecuali Makkah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?