Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Abdul Mu’ti: Istilah The New Reality Lebih Netral

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 Juni 2020 07:56 7:56 am
Ahmad
Dipublikasikan 9 Juni 2020 07:56
Bagikan
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti pada pengajian bulanan Muhammadiyah tentang Palestina di Menteng, Jakarta, Jumat malam (05/01/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com—Secara konseptual, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu’ti, menyatakan tidak setuju dengan istilah The New Normal (kenormalan baru).

“Tetapi lebih cenderung menggunakan istilah New Reality atau Realitas Baru, karena itu lebih bersifat netral dan lebih mudah untuk kita menjelaskannya,” ujar Abdul Mu’ti dalam konferensi televideo bertajuk ‘Tata Hidup Baru (The New Normal Life) Perspektif Agama-agama’, Senin (8/6/2020) kemarin.

Menurutnya, istilah The New Normal itu sebetulnya mengandung dimensi moral dan dimensi ideologi jika dikaji lebih mendalam. “Sehingga, ukuran normal itu apa, harus jelas. Itu memang jadi problematik,” katanya.

Bahkan, kalau dikaitkan dengan teori neurosains, masih kata Abdul Mu’ti, bisa menjadi debatable, karena dalam teori tersebut dikenal istilah otak normal dan otak sehat. Istilah The New Normal juga tidak dikenal dalam konstruksi perundang-undangan di Indonesia serta tidak sesuai dengan situasi nasional maupun internasional.

“Cuma karena itu istilah dari kebijakan negara, seolah masyarakat harus hiruk pikuk dengan istilah tersebut,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut Abdul Mu’ti, New Reality adalah sebuah situasi yang tidak dapat dihindari, maka, mau tidak mau harus menentukan sikap terhadap realitas itu serta menghadapinya dengan segala kekuatan yang kita miliki sekarang ini.

“Dan tidak mungkin juga kita hentikan karena prosesnya senantiasa sudah terus berjalan,” katanya menegaskan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdullah Mu'tiMuhammadiyahNew Normal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS dan Taliban akan Kembali Bahas Pembicaraan Damai di Afghanistan
Tulisan selanjutnya Saat The New Normal, Marsudi Syuhud Minta Pemerintah Buka Rumah Ibadah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI

Berita
14 September 2026 10:33
Kemenhaj Luncurkan Layanan Pengaduan Bongkar Mafia Haji dan Umrah
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat

Terbaru

  • ‘Israel’ Dikabarkan Bagikan Intelijen Terkait Houthi ke Arab Saudi
  • Kemenag Tunjuk Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren
  • Al-Azhar Kecam Serangan ke Arab Saudi, Minta Semua Pihak Tahan Diri
  • Berkedok ‘Melindungi Alam’, Organisasi Lingkungan ‘Israel’ Desak Zionis Kuasai Cadangan Air Palestina
  • Tembak Jatuh Drone Houthi di Dekat Mekkah, Saudi Tegaskan Tanah Suci sebagai “Garis Merah”
  • Ulama Sunni Iran Dibunuh, Pihak Berwenang Sebut Pelaku “Tentara Bayaran Zionis”
  • Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara, Mekkah dan Jeddah Siaga
  • Kemenhaj Luncurkan Layanan Pengaduan Bongkar Mafia Haji dan Umrah
  • Ketahanan Keluarga Harus Dibangun dengan Akidah, Syariat, dan Akhlak
  • MUI Sebut Danantara Syariah Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Riil Umat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?