Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Presidium KAMI Kritisi Anggaran Penanggulangan Covid-19

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 September 2020 11:18 11:18 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 September 2020 11:18
Bagikan
bisnis pcr
Di antara Presidium KAMI, yaitu Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin, dalam Deklarasi KAMI di Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa (18/08/2020).
Bagikan

Hidayatullah.com—Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Din Syamsuddin menilai apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo antara pernyataan dengan fakta tidak selaras. Sebab, Din melihat Pemerintah lebih mengutamakan stimulus ekonomi dari pada penanganan masalah kesehatan Covid-19.

Hal itu terlihat dari besaran anggaran yang dialokasikan dan disetujui untuk penanggulangan Covid-19 melalui Kemenkes dan Satgas Penanggulangan Covid-19 kurang dari 10% dari total anggaran sekitar 900 triliun yaitu hanya 87,5 Triliun.

“Dari jumlah ini hanya 25,7 T dialokasikan melalui Kemenkes Anggaran 87,5 T ini pun kemungkinan akan dipangkas menjadi 72,7 T realisasinya jauh di bawah angka tersebut,” kata Presdium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Din Syamsuddin, Selasa, (09/08/2020).

Selanjutnya, Din mengatakan dari fakta yang ada, seperti dituliskan justru sebagian besar dari anggaran itu dialokasikan untuk menanggulangi perekonomian bukan kesehatan pandemi.

“Insentif Usaha, termasuk insentif pajak 120.61 T. Dan, subsidi dan hibah UMKM 123,46 T, tambahan PMN BUMN 14 T. Investasi pemerintah 19,7 T serta pembiayaan Investasi lainnya 113,6 T,” tegas Din.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Akibatnya, kata Din, rakyat terpaksa harus menyelamatkan diri sendiri, bersusah payah membayar biaya rapid test dan swab test secara mandiri.

“Banyak yang tidak mampu melakukannya maka kemungkinan angka yang positif tertular jauh lebih banyak dari yang diumumkan. Belum lagi, siswa dan mahasiswa harus membayar mahal biaya pulsa dan kuota telepon karena mereka harus belajar daring dari rumah Pemerintah baru sadar dan menjanjikan bantuan setelah lima bulan berlangsung,” jelasnya.

Selain itu, Fakta lainnya, Din menyampaikan Indonesia berada pada urutan terburuk keempat dari bawah dalam penanggulangan Covid-19 di antara negara-negara di dunia dan menurut pemberitaan media sudah 68 negara menolak WNI masuk.

“Karena persebaran Covid di Indonesia semakin mendaki dan belum ada tanda-tanda melandai (walau Presiden Jokowi pernah mengatakan bahwa Covid akan berakhir Mei 2020 dan waktu itu sempat mengajak rakyat menyongsong era The New Normal,” ungkapnya.

Din menegaskan, KAMI menuntut agar Pemerintah serius bekerja, tidak dalam kata-kata tapi dalam perbuatan nyata. “Jangan suka mengumbar janji tanpa bukti,” tegasnya.* Azim Arrasyid

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19Din SyamsuddinKAMIKoalisi Aksi Menyelamatkan IndonesiaPenanganan Covid-19 Pemerintah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fachrul Razi Minta Maaf Terkait Pernyataan Radikalisme Masuk Masjid Melalui Good Looking
Tulisan selanjutnya Analis: Liga Arab akan Terpecah Mengenai Masalah Palestina Setelah Kesepakatan UEA-‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?