Hidayatullah.com—Sore tadi beredar video di sosial media bahwa Syekh Ali Jaber ditusuk orang tidak dikenal saat mengisi sebuah acara wisuda Tahfidz sekaligus acara Tahun Baru Muharam di Masjid Falahuddin, Tamin, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, Ahad (13/9/2020) sore.
Dalam video tersebut terlihat, usai berbicara dengan ibu seorang anak dari peserta acara, tiba tiba seorang pria dari kanan panggung menikam Syekh Ali.
Syekh Ali Jaber membenarkan kejadian sore tadi. Dalam pesan suara yang diterima hidayatullah.com dan beberapa media lain melalui ponsel , pria yang biasa menjadi juri Tahfidz Al Quran tersebut menyatakan saat ini dirinya dalam keadaan baik-baik.
“Qadarullah, Allah selamatkan saya dari mati, rencana pembunuhan. Saya baru keluar rumah sakit,” katanya.
Syekh Ali Jaber menambahkan, bahwa sebenarnya sasaran pembunuh itu adalah bukan menusuk lengannya. ” Sebenarnya sasarannya leher, ada live nya di FB. Tangannya dari atas ke bawah,keras. Qadararullah dengan takdir Allah, Allah gerakkan tangan saya untuk melawan,” sambungnya.
Sehinggga, pisau yang ingin ditusukan ke leher tersebut, kata Syekh Ali, akhirnya mengenai otot. “Saya lawan lagi, karena dia ingin menarik pisaunya dan ingin tusuk lagi, tetapi pisau tersebut patah. Saya lepas sendiri,” ucapnya.
Akibat tusukan itu, pria berusia 44 tahun tersebut mendapat luka jahitan di lengan. “Lukanya cukup dalam, jahitan di dalam enam jahitan dan luar empat jahitan. Alhamdulillah Ana bi khair,“pungkasnya.*
Penusukan kepada Syekh Ali Jaber oleh orang tak dikenal saat mengisi tabligh akbar di Bandar Lampung, Ahad (13/9/2020). [Video dari depan] pic.twitter.com/fHp1eTiiRm
— Hidayatullah.com (@hidcom) September 13, 2020