Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

81 Etnis Muslim Rohingya terdampar di Aceh, Warga Berbondong-bondong Salurkan Makanan

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 Juni 2021 06:56 6:56 am
Ahmad
Dipublikasikan 5 Juni 2021 06:52
Bagikan
Foto: Ajnn
Bagikan

Hidayaullah.com—Sebanyak 81 pengungsi etnis Muslim-Rohingya terdampar di perairan Kabupaten Aceh Timur, Aceh, hari Jumat (4/6/2021). Saat ini masyarakat setempat telah memberikan pertolongan terhadap puluhan orang etnis muslim Rohingya tersebut.

Kepala Desa Kuala Simpang Ulim Idris Ismail membenarkan bahwa warga Rohingnya tersebut diketahui masyarakat, pada pukul 7.00 WIB, pagi. “Masyarakat kami mengetahui adanya terdampar warga rohingnya di Pulau Idaman, sejak pagi tadi. Karena hari ini Jumat, nelayan kami tidak ada aktifitas melaut,” ujar Keuchik Kuala Simpang Ulim saat dihubungi rri.co.id.

Informasi yang diperoleh rri.co.id menyebutkan, sekitar pukul 7.00 WIB, masyarakat Desa Kuala Simpang Ulim, dikejutkan dengan terdamparnya 1 boat di Pulau Idaman, desa setempat. Diperkirakan  di dalam boat tersebut bermuatan warga Rohingnya Myanmar.

Wakil Sekretaris Jenderal Panglima Laot, Miftach Cut Adek, mengatakan pengungsi tiba di Pantai Kuala Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, sekitar pukul 07.00 WIB.  Pada awal berlayar rombongan itu diketahui berjumlah 90 orang. Namun, pada saat tiba di Aceh hanya ada 81 etnis muslim Rohingya.

“Awalnya 90 orang, meninggal 8 orang dan 1 hilang di laut. Itu informasi yang kami dapatkan,” tutur Cut Adek dikutip VOA News.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Setelah dibantu mereka berlayar kembali dan terombang-ambing lagi di laut sampai beberapa bulan lalu tiba sekarang di Aceh,” ujarnya.

Saat tiba di bibir pantai perairan Aceh Timur itu, masyarakat setempat langsung memberikan pertolongan terhadap 81 etnis muslim Rohingya tersebut. Kata Cut Adek, belum diketahui pasti apakah rombongan itu memang sengaja berlayar menuju wilayah Aceh atau tidak.

“Seperti yang sebelum-sebelumnya itu ada dua kemungkinan. Ada pihak lain yang dengan sengaja membawa mereka ke sini atau memang terdampar dengan sendirinya. Tapi kami tidak bisa membuktikannya. Yang jelas kami selaku nelayan memberikan apa yang bisa diberikan. Mereka butuh bantuan ya kami tolong,” ucapnya.

gadis pengungsi Rohingya terdampar di pantai Kuala Simpang Ulim, Aceh Timur, Provinsi Aceh, setelah berlayar lebih dari 100 hari, 4 Juni 2021. (Antara Foto/Hayaturrahmah/via Reuters)

Sebagai rasa kemanusian, masyarakat telah menyalurkan makanan berupa mie instan dengan mengantarkan dari jarak jauh, tanpa harus mendakati warga Rohingnya tersebut. “Kami masyarakat mengantar makanan saja dengan cara jarak jauh, kami tidak berani mendakat dengan mereka, Dan kami juga melarang masyarakat kontak lansung dengan warga Rohingnya tersebut,” papar Kepala Desa Kuala Simpang Ulim Idris Ismail dikutip RRI.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Aceh Timur, AKP Salmidin, mengatakan aparat kepolisian masih berada di lokasi tempat berkumpulnya rombongan etnis muslim Rohingya itu untuk melakukan penjagaan. Pasalnya, warga setempat sangat antusias untuk melihat kedatangan para pengungsi Rohingya tersebut.

“Kalau tidak kami jaga masyarakat kita ingin semua melihat dan pengin dekat. Kita tidak tahu kondisi mereka,” ucapnya kepada VOA. Salmidin menjelaskan, kepolisian saat ini telah berkoordinasi dengan pihak imigrasi, dan Komisariat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR) untuk penanganan selanjutnya terhadap rombongan etnis muslim Rohingya tersebut.

“UNHCR masih dalam perjalanan. Mungkin setelah sampai pemangku kepentingan terutama UNHCR nanti akan diketahui tindak lanjutnya,” jelasnya.

Masih kata Salmidin, penanganan selanjutnya yang akan dilakukan tes usap (swab test) terhadap rombongan pengungsi Rohingya itu untuk mendeteksi virus Covid-19. “Besok (Sabtu) kami akan melakukan swab secara keseluruhan terhadap mereka,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Acehetnis Muslimetnis RohingyaPulau Idaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sudah Vaksin, 400 Jamaah Haji Malaysia Tinggal Tunggu Berangkat ke Tanah Suci
Tulisan selanjutnya penggusuran muslim india Demi Perluasan Kuil Hindu, Muslim India Dipaksa Menandatangani “Surat Persetujuan” Penggusuran Rumah Mereka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Berita
13 Oktober 2026 05:30
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?