Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Novelis Tere Liye Motivasi Santri Dayah Darul Quran Aceh jadi Penulis Handal

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Juni 2021 23:28 11:28 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 Juni 2021 23:28
Bagikan
Tere Liye Penulis
Bagikan

Hidayatullah.com–Penulis novel Indonesia, Darwis atau lebih dikenal dengan nama pena Tere Liye menggelar workshop penulisan di Dayah Darul Quran Aceh (DQA) jalan Banda Aceh-Medan, Km 19,5 Gampong Tumbo Baro, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar, Sabtu (19/06/2021). Kegiatan yang berlangsung selama 120 menit itu diikuti oleh lebih dari 450 peserta yang terdiri dari santri dan santriwati Dayah DQA, para dewan guru serta seluruh elemen Dayah DQA dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

Ketua Panitia Pelaksana Ustad Yevi Yusnanda mengatakan workshop tersebut bertujuan untuk memotivasi dan membangun semangat santri untuk berani menulis dan berkarya. Sehingga diharapkan kedepannya dari dayah tersebut akan melahirkan penulis-penulis handal yang mampu mencetak karya-karya besar yang diakui dunia.

“Kegiatan workshop ini merupakan wadah bagi para santri untuk belajar menulis langsung bersama salah satu penulis terkenal Indonesia yaitu Tere Liye yang telah menghasilkan banyak karya. Dimana beberapa karyanya bahkan pernah diadaptasi ke film layar lebar seperti Hafalan Shalat Delisa,Bidadari Bidadari Surga dan beberapa karya lainnya yang sudah sangat terkenal di tingkat nasional,” kata Ustad Yevi.

Ia menambahkan setiap tahunnya Tere Liye menggelar workshop dibeberapa titik di seluruh Indonesia. Tere Liye bersama tim akan mengunjungi sekolah terpilih setelah mengumumkan sayembara di fanpage Tere Liye dengan persyaratan sekolah tertutup atau boarding school yang melakukan pembelajaran tatap muka dan siap mengadakan acara workshop penulisan tersebut.

“Alhamdulillah tahun ini, SMP Darul Quran Aceh mendapat kesempatan untuk didatangi langsung oleh Tere Liye setelah diseleksi dari puluhan proposal yang diterima. Kegiatan tersebut terlakasana berkat kerja sama Manajemen Tere Liye dengan penerbit Gramedia,” kata Ustad Yevi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sementara itu Tere Liye dalam paparan materinya menjelaskan misi utama dari workshop tersebut diantaranya menitipkan semangat menulis dikepala anak anak Indonesia. Menulis merupakan salah satu tradisi yang dilakukan oleh ulama dan para pendahulu.

“Sesuai ayat Alquran yang pertama turun surat Al-Alaq, ayat pertama Iqra’ (bacalah). Untuk membaca sesuatu, seseorang perlu bacaan yang tertulis. Oleh karenanya, menulis merupakan hal yang sangat penting,” jelas Tere Liye.

Tere Liye menekankan satu buku yang ditulis, bisa dibaca dan diserap ilmunya oleh jutaan orang. Dan ketika penulis meninggal, maka tulisannya tetap tersimpan selamanya.

Dalam kesempatan tersebut Tere Liye menyampaikan beberapa tips dalam menulis, diantaranya pertama, menemukan ide yang akan ditulis. Ide tulisan bisa apa saja, namun penulis yang baik selalu menemukan sudut pandang yang spesial dari apa yang ia tulis.

Kedua, amunisi, riset dan bahan juga merupakan hal penting, katanya. “Yang akan diperoleh dengan rajin membaca, banyak melakukan perjalanan dan bertemu banyak orang,” tambahnya.

Ketiga, tidak ada tulisan yang jelek, yang ada hanyalah tulisan yang relevan atau sesuai dan tidak. Selanjutnya gaya bahasa merupakan kebiasaan dan kalimat pertama adalah pekerjaan mudah, namun menyelesaikan lebih mudah lagi.

“Terakhir mulailah dari tulisan kecil, pendek tapi bertenaga dan sederhana tapi bermanfaat. Semoga workhsop ini mencerahkan dan dapat diaplikasikan,” pungkasnya.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dayah Darul Quranpenulissantri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya beasiswa unpad Unpad Buka Beasiswa dari Pemerintah Jabar, Punya Prestasi Agama Bisa Lolos, Ini Syaratnya
Tulisan selanjutnya yahudi masjid al-aqsha Hamas Palestina Lagi, Pemukim Ilegal Yahudi Dikawal Pasukan ‘Israel’ Menyerbu Kompleks Masjid Al-Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?